Suku Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Jakarta Barat mengedukasi sekitar 100 siswa SMA Negeri 112 Jakarta, Kecamatan Kembangan, tentang penggunaan internet sehat dan bahaya judi online, Rabu (4/11).
Kegiatan sosialisasi tersebut dibuka Kepala SMA Negeri 112 Jakarta, Sukarman, dengan menghadirkan dua narasumber dari Sudis Kominfotik Jakarta Barat, Rangga Andika Putra dan Pratomo Putranto.
Menurut Kepala Seksi Aplikasi, Siber dan Statistik Sudin Kominfotik Jakarta Barat, Nur Izzuddin, edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap ancaman di dunia digital, khususnya judi online.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan kepedulian anak muda terhadap ancaman di dunia digital. Semoga tidak ada yang terjerat kecanduan judi online,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, salah satu narasumber, Pratomo mengingatkan pada para siswa bahwa judi online bukan permainan ataupun sarana investasi untuk memperoleh keuntungan.
“Judi online bukan merupakan game, apalagi investasi. Algoritmanya sudah diatur sehingga bandar menjadi pemenang. Sudah seharusnya kita menghindari judi online,” tegasnya.
Di tempat yang sama, Guru Agama SMA Negeri 112 Jakarta, Hidayatullah, mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan pemahaman kepada siswa mengenai bahaya perjudian, termasuk dari perspektif agama.
"Sosialisasi ini bermanfaat untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai bahaya perjudian, termasuk dari perspektif ajaran agama yang melarang praktik itu," terangnya
Sementara itu, siswi kelas X-5 SMAN 112 Jakarta, Regina Nalfabrini, mengaku mendapatkan tambahan wawasan tentang penggunaan internet secara bijak. Ia berharap generasi muda dapat memanfaatkan internet untuk kegiatan positif dan menjauhi aktivitas negatif di dunia digital.
"Kami berharap generasi muda dapat memanfaatkan internet secara bijak untuk melakukan kegiatan positif serta menghindari berbagai aktivitas negatif di dunia digital," ucapnya. (Ast)





