Foto Pimpinan

Raditian Ramajaya, S.STP, M.AP

Camat - Kecamatan Grogol Petamburan

Sejarah

Sejarah Kecamatan Grogol Petamburan


Grogol Petamburan (lebih umum disingkat sebagai Gropet) adalah sebuah Kecamatan di Kota Administrasi Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia. Nama kecamatan ini diambil dari Sungai Grogol. Di sini banyak terdapat sekolah-sekolah tinggi dan universitas-universitas ternama, di antaranya adalah Universitas Kristen Krida Wacana, Universitas Tarumanegara dan Universitas Trisakti.


Pembagian Administratif


Kecamatan Grogol Petamburan terdiri dari 7 kelurahan, 75 RW, 878 RT dengan 72.138 Kepala Keluarga. Daftar kelurahan di kecamatan ini antara lain:


1.  Kelurahan Tomang, dengan kode pos 11440

2.  Kelurahan Grogol, dengan kode pos 11450

3.  Kelurahan Jelambar, dengan kode pos 11460

4.  Kelurahan Jelambar Baru, dengan kode pos 11460

5.  Kelurahan Wijaya Kusuma, dengan kode pos 11460

6.  Kelurahan Tanjung Duren Utara, dengan kode pos 11470

7.  Kelurahan Tanjung Duren Selatan, dengan kode pos 11470


Pada awalnya wilayah Palmerah ini masuk ke dalam kecamatan Grogol Petamburan. Namun, pada tanggal 18 Desember 1990, Pemerintah Republik Indonesia mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 1990 yang mengatur pembentukan kecamatan baru di wilayah DKI Jakarta. Sehingga wilayah Palmerah dimekarkan menjadi kecamatan baru, yaitu Kecamatan Palmerah.

Geografi

Pembagian Administratif



Kecamatan Grogol Petamburan terdiri dari 7 kelurahan, 75 RW, 878 RT dengan 72.138 Kepala Keluarga. Daftar kelurahan di kecamatan ini antara lain:


1.  Kelurahan Tomang, dengan kode pos 11440

2.  Kelurahan Grogol, dengan kode pos 11450

3.  Kelurahan Jelambar, dengan kode pos 11460

4.  Kelurahan Jelambar Baru, dengan kode pos 11460

5.  Kelurahan Wijaya Kusuma, dengan kode pos 11460

6.  Kelurahan Tanjung Duren Utara, dengan kode pos 11470

Kelurahan Tanjung Duren Selatan, dengan kode pos 11470


Batas-Batas


Utara : Kali Banjir Kanal Barat Kel. Jelambar Baru

Timur : Kali Banjir Kanal Barat Kel. Grogol & Tomang

Selatan : Kali Grogol dan Kali Sekretaris Kel. TDU

Barat : Kali Angke Jl. TB. Angke Kel. Wijaya Kusuma

Demografi

  1. Gambaran umum

Kecamatan Grogol Petamburan merupakan salah satu Kecamatan di wilayah Kota Administrasi Jakarta Barat yang terdiri dari 7 Kelurahan dengan luas wilayah 1092 ha. Jumlah penduduk 237.367 jiwa yang terdiri dari 117.314 (49,4%) laki-laki dan 120.053 (50,6%) perempuan. Jumlah KK sekitar 72 ribu yang terdiri dari 75 RW dan 878 RT


2. Penduduk menurut kelurahan

Data kependudukan menunjukkan komposisi sebagai berikut:

Wijaya Kusuma 24.404 Laki-laki 23.990 Perempuan = 48.394

Jelambar Baru 23.135 Laki-laki 23.540 Perempuan = 46.675

Jelambar 17.564 Laki-laki 18.345 Perempuan = 35.909

Tomang 17.585 Laki-laki 17.879 Perempuan = 35.464

Tanjung Duren Selatan 14.914 Laki-laki 15.755 Perempuan = 30.669

Tanjung Duren Utara 9.742 Laki-laki 10.400 Perempuan = 20.142

Grogol 9.970 Laki-laki 10.144 Perempuan = 20.114


3. Kepadatan Penduduk

Dengan penduduk sekitar 237 ribu jiwa dan luas wilayah sekitar 999 ha, Grogol Petamburan merupakan wilayah perkotaan yang cukup padat.

Sebagai pembanding, data 2024 yang dikutip dalam Kota Jakarta Barat Dalam Angka 2026 mencatat penduduk Grogol Petamburan sekitar 230.173 jiwa dengan kepadatan sekitar 23.040 jiwa/km². Perbedaan dengan angka 237.367 jiwa di atas berasal dari perbedaan sumber/tahun data.


4.Komposisi Agama

Gambaran data kependudukan yang tersedia menunjukkan masyarakat Grogol Petamburan memiliki keberagaman agama. Komposisinya sekitar:

Islam: 56,72%

Kristen: 27,53%

  • Protestan: 16,32%
  • Katolik: 11,21%

Buddha: 15,55%

Hindu dan lainnya: sekitar 0,20%


5.Keberagaman Sosial dan Budaya

Grogol Petamburan merupakan kawasan perkotaan dengan masyarakat yang heterogen, baik dari sisi latar belakang sosial, budaya, maupun agama. Dalam gambaran demografi Jakarta Barat, kelompok masyarakat dengan latar belakang Jawa, Betawi, Batak, Tionghoa, Sunda, dan kelompok lainnya hidup berdampingan.


6.Rumah Tangga

Jumlah keluarga di Kecamatan Grogol Petamburan berada pada kisaran 72 ribu KK berdasarkan data administrasi Pemprov DKI. Data kelurahan juga menunjukkan bahwa jumlah keluarga cukup besar; sebagai contoh, Kelurahan Jelambar pada Pendataan Potensi Desa/Kelurahan 2024 memiliki 12.217 keluarga.

Visi Dan Misi

VISI

 

Tercapainya Kecamatan Grogol Petamburan sebagai wilayah dari Kota Administrasi Jakarta Barat yang manusiawi, effisien dihuni oleh masyarakat yang partisipatif, rukun, mandiri, berahlak, sejahtera dan berbudaya dalam lingkungan kehidupan yang aman dan tentram


MISI


1.Mewujudkan pembangunan yang adil dan ramah lingkungan berbasis komunitas dan berkelanjutan, meningkatkan keamanan, ketentraman, ketertiban masyarakat yang berbudaya

2.Meningkatkan kualitas kehidupan dan kerukunan warga

Melaksanakan pengelolaan tata pemerintahan yang bersih dan berwibawa

Potensi Wilayah

1.Potensi Perdagangan dan Ekonomi

Ini merupakan salah satu potensi terbesar.

  • Pusat perbelanjaan besar seperti Central Park Mall, Mal Ciputra Jakarta dan Mall Taman Anggrek.
  • Pasar tradisional seperti PD Pasar Jaya Pasar Grogol, Pasar Tomang Barat (pasar kopro) dan Pasar Jelambar Polri.
  • UMKM kuliner, perdagangan eceran, jasa, dan usaha rumahan.
  • Potensi ekonomi digital melalui pemasaran produk UMKM secara online.

Peluang: pengembangan UMKM, digitalisasi usaha, bazar kecamatan, pemberdayaan pedagang kecil, dan pengembangan produk unggulan kelurahan.


2.Potensi Pendidikan

Grogol Petamburan mempunyai konsentrasi lembaga pendidikan yang tinggi.

Data BPS untuk tahun ajaran 2025/2026 mencatat 50 SD di Grogol Petamburan dengan 13.526 peserta didik.

Untuk jenjang SMA, tercatat 17 satuan pendidikan dengan 4.396 peserta didik.

Selain itu terdapat perguruan tinggi besar, antara lain:

  • Universitas Tarumanagara
  • Universitas Trisakti
  • Universitas Dian Nusantara Kampus Tanjung Duren

Peluang:

pendidikan karakter, kegiatan kepemudaan, inovasi teknologi, magang, pengabdian masyarakat, literasi digital, serta kolaborasi pemerintah–kampus.


3.Potensi Kesehatan

Sektor kesehatan juga menjadi potensi penting.

Pada 2025, BPS mencatat di Grogol Petamburan terdapat:

  • 4 kelurahan yang memiliki rumah sakit
  • 1 kelurahan memiliki puskesmas
  • 6 kelurahan memiliki apotek
  • 1 klinik utama
  • 7 kelurahan memiliki klinik pratama.

Contoh fasilitas kesehatan besar adalah:

  • RS Soeharto Heerdjan
  • Rumah Sakit Royal Taruma
  • Rumah Sakit Sumber Waras

Peluang: Posyandu, kesehatan keluarga, kesehatan lansia, edukasi hidup sehat, pencegahan stunting, donor darah, serta kolaborasi dengan rumah sakit dan perguruan tinggi.


4.Potensi Sosial Kemasyarakatan

Dengan jumlah penduduk yang besar dan wilayah yang terdiri dari 7 kelurahan, terdapat potensi komunitas yang sangat luas.

Potensi yang dapat dikembangkan:

  • RT/RW
  • PKK
  • Karang Taruna
  • FKDM
  • LMK
  • komunitas warga
  • organisasi kepemudaan
  • komunitas keagamaan
  • kelompok lansia
  • kelompok perempuan
  • komunitas sosial dan lingkungan.

Peluang: penguatan gotong royong, ketahanan sosial, kegiatan sosial kemasyarakatan, pencegahan konflik sosial, dan pemberdayaan masyarakat.


5.Potensi Keagamaan

Keragaman masyarakat menjadikan sektor keagamaan sebagai potensi penting untuk penguatan toleransi dan solidaritas sosial.

Potensi dapat berupa:

  • Masjid dan musala
  • Gereja
  • Vihara
  • Pura
  • Majelis taklim
  • Persekutuan umat
  • Organisasi/komunitas keagamaan.

Peluang: kegiatan sosial lintas agama, kepedulian kemanusiaan, penggalangan Bulan Dana PMI, bakti sosial, dan penguatan kerukunan umat beragama.


6.Potensi Perhotelan dan MICE

Letak Grogol Petamburan yang strategis juga mendukung sektor hotel, pertemuan dan kegiatan bisnis.

Contohnya Aston Kartika Grogol Hotel & Pusat Konferensi dan sejumlah hotel lainnya di kawasan Tomang dan Tanjung Duren.

Peluang: kegiatan konferensi, pelatihan, seminar, kegiatan pemerintahan, event komunitas, dan wisata perkotaan.


7.Potensi Pariwisata Perkotaan

Walaupun bukan kawasan wisata alam, Grogol Petamburan memiliki potensi urban tourism, terutama:

  • pusat perbelanjaan;
  • kuliner;
  • pusat hiburan;
  • kawasan pendidikan;
  • pusat bisnis;
  • kegiatan komunitas;
  • event lokal;
  • wisata religi.

Potensi ini dapat dikemas menjadi wisata perkotaan berbasis ekonomi kreatif dan UMKM.


8.Potensi Pemuda dan Ekonomi Kreatif

Keberadaan banyak sekolah dan perguruan tinggi menciptakan basis anak muda yang besar.

Potensi:

  • digital content creator;
  • desain grafis;
  • fotografi/videografi;
  • kuliner;
  • fashion;
  • musik dan seni;
  • teknologi;
  • kewirausahaan;
  • olahraga.

Peluang: membangun komunitas kreatif kecamatan dan menghubungkan pemuda dengan UMKM serta perguruan tinggi.


9.Potensi Hunian dan Properti

Grogol Petamburan merupakan kawasan perkotaan dengan berbagai tipe hunian:

  • rumah tinggal;
  • rumah kontrakan;
  • apartemen;
  • kos-kosan;
  • kawasan hunian padat.

Potensi tersebut dapat diarahkan pada program penataan lingkungan, kebersihan, ketertiban, penghijauan, dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.


10.Potensi Lingkungan

Karakter kawasan yang padat membuat pengelolaan lingkungan menjadi sekaligus tantangan dan peluang.

Potensi program:

  • bank sampah;
  • pemilahan sampah dari sumber;
  • urban farming;
  • penghijauan;
  • pengurangan sampah plastik;
  • pengelolaan sampah organik;
  • kampung bersih;
  • edukasi lingkungan kepada sekolah dan masyarakat.



Berita Wilayah

Foto Berita

Dua Kursi Roda Disalurkan untuk Warga Grogol yang Membutuhkan

Sebanyak dua unit kursi roda bantuan kepada warga yang membutuhkan di wilayah RW 009 Grogol disalurk...

Baca Selengkapnya
Foto Berita

Kader PKK Grogol Olah Sampah Organik Jadi Eco Enzyme

Kader PKK Kelurahan Grogol mengikuti praktek pembuatan eco enzyme di halaman Kantor Kelurahan Grogol...

Baca Selengkapnya
Foto Berita

25 Kader Jumantik Jelambar Ikuti Sosialisasi Kepgub Pencegahan DBD

Sebanyak 25 koordinator dan kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) Kelurahan Jelambar mengikuti sosia...

Baca Selengkapnya
Foto Berita

Sudis Tamhut Jakbar Tanam 10 Pohon Tabebuya Pink di Taman Rasa Sayang

Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Barat menanam 10 pohon tabebuya pink melalui p...

Baca Selengkapnya
Foto Berita

Mahasiswa Politeknik STIA LAN Studi Pengelolaan Sampah di Depo Kembar Jelambar

Sebanyak enam mahasiswa Politeknik STIA LAN melakukan kunjungan lapangan ke Depo Kembar di Jalan Jel...

Baca Selengkapnya
Foto Berita

Petugas Jumantik Jelambar Gelar PSN di RW 011, Sasar 21 Rumah Waga

Petugas Juru Pemantau Jentik (Jumantik) menggelar Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di lingkungan RW...

Baca Selengkapnya
Foto Berita

76 Warga Ikuti Pemeriksaan Kesehatan di Posyandu ILP RW 010 Jelambar

Sebanyak 76 warga yang terdiri dari 17 balita dan 59 lanjut usia (lansia) mengikuti pemeriksaan kese...

Baca Selengkapnya
Foto Berita

62 Siswa TK Nusa Indah II Ikuti Kegiatan Belajar di RPTRA Satria Jelambar

Sebanyak 62 siswa dan lima guru TK Nusa Indah II Kelas B mengunjungi RPTRA Satria Jelambar, Jalan Sa...

Baca Selengkapnya
Foto Berita

Jakmania Tanjung Duren Gelar Nobar Persija vs PSMS Medan Berlangsung Meriah

Warga bersama Jakmania Tanjung Duren menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Piala I.League 202...

Baca Selengkapnya

Infografis