Foto Pimpinan

Heri Nurdin

Lurah - Kelurahan Duri Kosambi

Sejarah

Toponimi (Asal Usul Nama)

Nama Duri Kosambi berasal dari penamaan berbasis vegetasi lokal (toponimi flora):

  • Tanaman Kosambi/Kesambi (Schleichera oleosa): Dahulu, kawasan ini berupa lahan kering dan perkebunan yang ditumbuhi banyak pohon kesambi. Biji dari pohon ini dimanfaatkan warga lokal untuk menghasilkan minyak kesambi (kusum oil) sebagai bahan bakar lampu dan minyak goreng.
  • Ranting dan Semak Berduri: Vegetasi alami di sekitar areal perkebunan kosambi yang dipenuhi rimbunan semak berduri mengilhami masyarakat setempat untuk menyebut kawasan ini sebagai "Duri Kosambi".


Perubahan Status Administrasi Wilayah

Wilayah Duri Kosambi mengalami pergeseran batas daerah dalam sejarah tata kota:

  • Awalnya Bagian dari Tangerang: Sebelum pertengahan dekade 1970-an, Desa Duri Kosambi merupakan bagian dari wilayah administrasi Kecamatan Batuceper, Kabupaten Tangerang, Jawa Barat.
  • Integrasi ke DKI Jakarta (1974): Berdasarkan kebijakan perluasan dan penataan batas wilayah Provinsi DKI Jakarta pada tahun 1974, sebagian wilayah Kabupaten Tangerang dan Bekasi diserahterimakan ke DKI Jakarta. Sejak saat itu, Desa Duri Kosambi resmi masuk ke dalam wilayah Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, dan statusnya disesuaikan menjadi Kelurahan Duri Kosambi.


Perkembangan Wilayah

Dari kawasan perkebunan dan agraris pinggiran, Duri Kosambi berkembang pesat menjadi pemukiman padat penduduk yang strategis di barat Jakarta:

  • Batas Wilayah: Berbatasan dengan Kelurahan Cengkareng Barat (Utara), Semanan (Barat), Rawa Buaya dan Kembangan Selatan (Timur), serta Kota Tangerang/Cipondoh (Selatan).
  • Akses & Infrastruktur: Menjadi lintasan penghubung vital menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, kawasan perumahan modern, serta dilintasi jalur moda transportasi publik kereta komuter (KRL).
  • Ikon Wilayah: Rumah bagi Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari (Masjid Raya DKI Jakarta) yang menjadi salah satu landmark keagamaan dan sosial utama warga Jakarta Barat.


Geografi

Geografi Lengkap Kelurahan Duri Kosambi

1. Lokasi & Batas Administrasi Kelurahan Duri Kosambi terletak di Kecamatan Cengkareng, Kota Administrasi Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta (Kode Pos: 11750). Wilayah ini berbatasan langsung dengan Provinsi Banten, menjadikannya salah satu gerbang barat Jakarta.

  • Utara: Kelurahan Cengkareng Barat (Kecamatan Cengkareng)
  • Selatan: Kelurahan Gondrong & Kelurahan Petir (Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang)
  • Timur: Kelurahan Rawa Buaya (Kecamatan Cengkareng) & Kelurahan Kembangan Selatan (Kecamatan Kembangan)
  • Barat: Kelurahan Semanan (Kecamatan Kalideres)


2. Topografi & Geologi

  • Bentang Alam: Berada di dataran rendah pesisir utara Jawa dengan ketinggian rata-rata 2–7 meter di atas permukaan laut (mdpl).
  • Struktur Tanah: Didominasi endapan aluvial sungai, terdiri dari lempung, lanau, dan pasir. Kondisi tanah ini subur namun memiliki daya resap air sedang hingga rendah.
  • Hidrologi: Dilintasi oleh aliran Kali Mookervaart di bagian utara serta beberapa anak sungai dan saluran penghubung (Phb) seperti Saluran Duri Kosambi.


3. Iklim & Kerentanan Lingkungan

  • Iklim: Tropis basah-kering dengan dua musim (penghujan dan kemarau). Suhu rata-rata berkisar antara 26°C–34°C.
  • Isu Lingkungan: Sebagian area Duri Kosambi (terutama di sekitar bantaran Kali Mookervaart dan pemukiman padat) tergolong rawan genangan dan banjir saat curah hujan tinggi atau ketika terjadi limpasan air dari wilayah hulu.


4. Demografi & Penggunaan Lahan

  • Luas Wilayah: ±5,02 km² (terluas kedua di Cengkareng setelah Kapuk).
  • Tata Guna Lahan:
  • Permukiman: Kombinasi perkampungan padat penduduk (seperti area RW 01, RW 02, RW 05) dan kompleks perumahan modern/kluster (seperti Taman Semanan Indah, Green Lake City area Jakarta Barat, Kosambi Baru).
  • Pendidikan & Jasa: Menjadi pusat pendidikan tinggi (Kampus Institut Teknologi PLN) serta kawasan bisnis/ruko di sepanjang Jalan Raya Duri Kosambi dan Jalan Lingkar Luar.
  • Pergudangan: Industri kecil, pergudangan logistik, dan bengkel manufaktur ringan di koridor batas Tangerang-Jakarta.


5. Aksesibilitas & Transportasi

  • Jalan Utama: Jalan Raya Duri Kosambi, Jalan Kresek Raya, dan akses langsung ke Jalan JORR W1 (Jakarta Outer Ring Road).
  • Rel Kereta Api: Dilintasi jalur KRL Commuter Line lintas Duri–Tangerang (akses terdekat melalui Stasiun Rawa Buaya dan Stasiun Kalideres).
  • Konektivitas Regional: Terhubung langsung menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta via Tol Sedyatmo/JORR dan akses menuju Kota Tangerang.


Demografi

I. Administrasi & Geografi

  • Kecamatan: Cengkareng
  • Kota Administrasi: Jakarta Barat, DKI Jakarta
  • Kode Pos: 11750
  • Luas Wilayah: ±5,91 km² (591 Ha)
  • Pembagian Wilayah: Terdiri dari 15 RW dan 165 RT
  • Batas Wilayah:
  • Utara: Kelurahan Cengkareng Barat
  • Selatan: Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang
  • Timur: Kelurahan Rawa Buaya & Kembangan Selatan
  • Barat: Kelurahan Semanan


II. Penduduk & Kepadatan

  • Jumlah Penduduk: Estimasi berkisar antara 86.000 hingga 103.000 jiwa (tergantung pencatatan data registrasi vs. penduduk non-permanen/kost).
  • Kepadatan Penduduk: ±14.500 – 17.500 jiwa/km², menjadikannya salah satu kawasan pemukiman padat di Jakarta Barat.
  • Rasio Jenis Kelamin: Seimbang, dengan komposisi laki-laki sekitar 50,6% dan perempuan 49,4%.

III. Karakteristik Sosial & Ekonomi


  • Mata Pencaharian Utama: Pegawai swasta, Aparatur Sipil Negara (ASN), pedagang/pelaku UMKM, pekerja jasa, dan buruh industri kawasan sekitar.
  • Komposisi Etnis: Heterogen (kombinasi masyarakat asli Betawi, Sunda, Jawa, Tionghoa, dan pendatang dari berbagai daerah di Indonesia).
  • Tipologi Wilayah: Kombinasi pemukiman warga padat (kampung kota), kawasan perumahan modern (seperti Perumahan Taman Semanan Indah, Kosambi Baru), serta area pergudangan dan kawasan niaga/jasa mikro.

IV. Fasilitas Umum & Infrastruktur Kunci

  • Transportasi & Aksesibilitas: Dilintasi Jalur Kereta Commuter Line (Stasiun Rawa Buaya / Stasiun Kalideres dekat perbatasan), Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR W1), serta akses jalan utama Jl. Raya Duri Kosambi.
  • Pendidikan: Memiliki berbagai sarana pendidikan formal dari tingkat PAUD, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK, hingga Perguruan Tinggi (termasuk Kampus Institut Teknologi PLN).
  • Kesehatan: Dilayani oleh Puskesmas Kelurahan Duri Kosambi, klinik swasta, serta posyandu aktif yang tersebar di tiap RW.


Visi Dan Misi

Jakarta Barat mempunyai visi agar terwujudnya Kota Administrasi Jakarta Barat sebagai Kota jasa yang nyaman dan sejahtera. Dan misi untuk membangun tata pemerintahan yang baik guna terwujudnya kota jasa dan wisata budaya dan sejarah. Meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan yang berkelanjutan dan memberdayakan masyarakat dengan mengembangkan nilai, norma serta pranata sosial, guna meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat.


Motto Jakarta Barat adalah "Kampung Kite Kalo Bukan Kite Nyang Ngurusin Siape Lagi" Motto ini mempunyai makna dan harapan akan besarnya rasa tanggung jawab dan rasa cinta warga masyarakat pada Kota Administrasi Jakarta Barat yang diwujudkan dengan peran serta dan kerjasama yang erat dan terpadu antara pemerintah, pihak swasta dan masyarakat dalam memajukan pembangunan kota disegala bidang demi kesejahteraan semua masyarakat termasuk bersama-sama untuk menjaga dan menciptakan lingkungan yang aman, tertib dan bersih. Dengan ini juga sarat makna yang sangat disadari bahwa kitalah yang menentukan keberhasilan itu semua dengan segala daya dan upaya kita sendiri.


Potensi Wilayah

Potensi Aksesibilitas dan Konektivitas

  • Akses Properti & Koridor Perbatasan: Terletak di koridor penyangga antara DKI Jakarta dan Kota Tangerang (Cipondoh/Gondrong), menjadikannya kawasan perlintasan utama perdagangan dan moda transportasi harian.
  • Konektivitas Rel & Tol: Dekat dengan jalur Kereta Commuter Line (Stasiun Rawa Buaya/Taman Kota) serta akses Outer Ring Road (JORR W1/W2), mempermudah mobilisasi ke Bandara Soekarno-Hatta maupun pusat bisnis Jakarta.


Potensi Ekonomi dan Usaha Mikro (UMKM)

  • Kepadatan Penduduk & Pasar Konsumen: Tingkat kepadatan penduduk yang tinggi menciptakan pangsa pasar domestik yang potensial bagi sektor ritel, kuliner, dan jasa harian.
  • Pengembangan Usaha Kreatif: Pertumbuhan pemukiman dan hunian padat mendorong berkembangnya UMKM kuliner lokal, jasa logistik/pengiriman, serta usaha jasa perorangan.


Potensi Lingkungan dan Tata Ruang Sosial

  • Pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH): Keberadaan program penataan kawasan—seperti konversi lahan pasif menjadi taman interaktif/jogging track dan Program Kampung Iklim—membuka peluang untuk optimalisasi RTH berbasis partisipasi warga.
  • Kemitraan Komunitas & Kelembagaan: Tingkat partisipasi masyarakat yang aktif melalui instrumen RW/RT, LMK, PKK, dan Karang Taruna menjadi modal sosial kuat dalam penataan kawasan swadaya dan pengelolaan sampah/lingkungan berbasis komunitas.


Potensi Pengembangan Layanan Publik

  • Dampak dari digitalisasi data tingkat lokal (seperti integrasi pendataan SLS dan aplikasi kependudukan Pemprov DKI) mempermudah pemetaan intervensi sosial, program bantuan tepat sasaran, serta peningkatan kualitas infrastruktur makro kelurahan.




Berita Wilayah

Foto Berita

Wali Kota Jakbar Apresiasi Pelantikan dan Raker PC Fatayat NU

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat mengapresiasi pelantikan dan rapat kerja Pimpina...

Baca Selengkapnya
Foto Berita

Wali Kota Jakbar Ajak Jamaah Majelis Alitqon Jaga Ketahanan Keluarga

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang mengusu...

Baca Selengkapnya
Foto Berita

26 Pohon Tabebuya Ditanam di Taman Kosambi dan Puri Orchad

Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Barat melaksanakan program Jumat menanam denga...

Baca Selengkapnya
Foto Berita

Amankan Aset Pemprov DKI, 20 Lapak Pedagang Dibongkar di Duri Kosambi

Petugas gabungan Pemkot Jakarta Barat melakukan penertiban terhadap 20 bangunan semi permanen yang b...

Baca Selengkapnya
Foto Berita

Baksos Deteksi Dini Kanker Payudara Gratis di Duri Kosambi Diikuti 150 Ibu-ibu

Sosialisasi Program SELANGKAH (Semangat Lawan Kanker) melalui detek...

Baca Selengkapnya
Foto Berita

Sudis KPKP Jakbar Temukan Jagal Anjing di Wilayah Duri Kosambi

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat menemukan dugaan praktik p...

Baca Selengkapnya
Foto Berita

Wali Kota Jakbar Hadiri Reses DPRD DKI Inggard Joshua di RW 011 Duri Kosambi

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah menghadiri silaturahmi dan dialog dalam rangka reses anggota...

Baca Selengkapnya
Foto Berita

Buka Diklat PD-PKPNU, Sekko Jakbar Tekankan Sinergi Ulama dan Umaro

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Jakarta Barat menggelar...

Baca Selengkapnya
Foto Berita

Wali Kota Jakbar Resmikan Taman Kosambi, Hadirkan Ruang Terbuka Hijau Modern

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah meresmikan Taman Kosambi di Kemuning Hijau I RT 01 RW 10, Ke...

Baca Selengkapnya

Infografis