Kelurahan Jembatan Besi terletak di Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, dengan luas sekitar 0,55 km². Pada tahun 2010, penduduknya mencapai 31.335 jiwa, dan pada tahun 2016 menjadi sekitar 35.048 jiwa.
Nama "Jembatan Besi" berasal dari halte bus Transjakarta di Jalan Prof. Dr. Latumeten, yang juga merupakan salah satu dari delapan halte di Koridor 9 yang nama tidak pernah berubah sejak pembangunan. Namun, sejarahnya lebih tua lagi, mengacu pada jembatan fisik yang dibangun pada tahun 1628 di kawasan Kota Tua, yang dulunya menjadi jalur transportasi air pada masa kolonial Belanda dan menghubungkan Jalan Nelayan dengan Kali Besar.
Selain itu, terdapat juga stasiun kereta api Jembatan Besi yang berperan sebagai pusat transportasi bersejarah, dan wilayah ini juga menjadi tempat berkembangnya sektor informal seperti industri garmen serta wiraswasta.
Wilayah Kelurahan Jembatan Besi yang beralamat di Jalan Jembatan Besi RT. 001 RW. 004 No. 36 dan termasuk dalam wilayah Kecamatan Tambora Kota Aministrasi Jakarta Barat, yang merupakan wilayah padat penduduknya. Aktivitas ekonomi yang sangat menonjol di wilayah ini adalah Home Industri seperti Konveksi dan perdagangan. Secara geografis Kelurahan Jembatan Besi terletak didekat pusat perekonomian di Jakarta Barat.
Luas dan Batas Wilayah
Luas wilayah : + 55,31 Ha
Rekapitulasi Luas Wilayah / Lingkungan Per RW
Jumlah : 55,31 Ha
Batas-batas sebagai berikut:
Sebelah Utara : Kali Krendang / Kelurahan Angke
Sebelah Timur : Rel Kereta Api / Kelurahan Krendang
Sebelah Selatan : Jalan Kalianyar / Kelurahan Kalianyar
Sebelah Barat : Kali Kanal Banjir Barat / Wilayah Kecamatan Grogol Pertamburan
Demografi Kelurahan Jembatan Besi
Luas wilayah : + 55,31 Ha
Jumlah Rukun Warga (RW) : 10 RW
Jumlah Rukun Tetangga (RT) : 100 RT
Jumlah Kepala Keluarga (KK) : 12.665 Jiwa
Jumlah penduduk :
Laki-laki : 20.757 Jiwa
Perempuan : 17.124 Jiwa
Kepadatan penduduk : 68.488 (Jiwa)
Visi
Memberikan Kenyamanan Bagi Pengguna Pelayanan
Misi
Wilayah Kelurahan Jembatan Besi pada umumnya mata pencarian sehari-hari adalah berdagang dan banyaknya Industri Rumahan seperti Konveksi, usaha kecil ini memiliki Potensi dapat membantu masyarakat sekitar memberikan lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatannya yang dapat membantu perekonomian keluarganya.
Adapun dalam segi kepadatan penduduk, Kelurahan Jembatan Besi merupakan salah satu wilayah terpadat dimana permukiman yang saling berhimpitan sangatlah rawan ketika terjadi Kebakaran, mayoritas bangunan penduduk disini bangunan yang mudah terbakar ditambah tidak adanya jarak dari setiap bangunan.
Aparatur Kelurahan Jembaan Besi Kecamatan Tambora melakukan monitoring cipta kondisi untuk menecagah...
Baca SelengkapnyaRatusan petugas gabungan Kecamatan Tambora dikerahkan untuk melakukan kerja bakti di bekas lokasi ke...
Baca SelengkapnyaSuku Dinas Sosial Jakarta Barat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengirimk...
Baca SelengkapnyaSuku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat berhasil memadamkan kebakara...
Baca SelengkapnyaPerusahaan Air Minum (PAM) Jaya melakukan pengecekan dan penelusuran sebagai tindak lanjut keluhan w...
Baca SelengkapnyaPalang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Barat bergerak cepat dengan mengerahkan satu unit ambulans bers...
Baca SelengkapnyaSuku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat berhasil medamkan keb...
Baca SelengkapnyaSebanyak 800 petugas gabungan melakukan bersih-bersih sungai Ciliwung di Banjir Kanal Barat (BKB) te...
Baca SelengkapnyaSebanyak 100 siswa SDN Jembatan Lima 03 mengikuti sosialisasi penanggulangan kebakaran di halaman se...
Baca Selengkapnya