Foto Pimpinan

Musrif Zabidi, S.IP, MM

Lurah - Kelurahan Jembatan Lima

Sejarah

SEJARAH SINGKAT KAMPUNG JEMBATAN LIMA


Kampung Jembatan Lima ( kini Kelurahan ) berada di wilayah Kecamatan Tambora, Kotamadya Jakarta Barat. Asal usul Jembatan Lima merujuk pada lima jembatan yang ada di daerah ini.


Kelimanya ialah jembatan di Jalan Petak Serani (Jalan Hasyim Ashari), jembatan di Jalan Patuakan, jembatan Kedaung, jembatan Kampung Masjid (Jalan Sawah lio II) dan jembatan Kampung Sawah Gang Guru Mansur (Sawah Lio I).


Jembatan-jembatan tersebut kini tinggal nama, bersamaan dengan pengurukan sungai Cibubur yang mengaliri kampung ini. Dinamakan Cibubur karena kalinya konon seperti bubur, kotor, dan mengandung banyak lumpur.


Di Jembatan Lima juga terdapat kampung tua, jalan atau gang yang namanya sudah hilang, seperti Kampung Sawah Lio, Patuakan, Kerendang, Petak Serani, Gudang Bandung, Teratai, Tambora, Gang Laksa, dan Gang Daging. Sawah Lio berasal dari kata sawah yang dijadikan tempat pembakaran batu bata (Lio). Kampung ini tepat di dekat jembatan. Sawah Lio wilayahnya meliputi Sawah Gang Guru Mansur (selanjutnya bernama Jalan Sawah Lio I) dan Kampung Sawah Masjid (selanjutnya bernama Jalan Sawah Lio II).


Disebut Kampung Sawah Gang Guru Mansur karena di tempat ini tinggal seorang tokoh dan guru agama Islam bernama Kiai Haji Mansur dan Kampung Sawah Masjid karena terdapat Masjid Al-Mansur.


Di Kampung Sawah terdapat sebuah gang yakni Gang Laksa, karena di sana tinggal beberapa orang kaya yang mempunyai uang berlaksa-laksa (berjuta-juta), seperti H Djakaria pemilik empang-empang yang ada di Pasar Ikan dan H Tosim pemilik rumah sewaan. Sementara Kampung Kerendang lantaran setiap musim hujan selalu tergenang air (banjir).


Nama Kampung Patuakan karena di sana tempat mangkal penjual minuman tuak, Nama Petak Serani karena dulu ada petak-petak yang dihuni oleh orang Serani (Nasrani). Kampung Teratai lantaran ada rawa-rawa yang dipenuhi oleh bunga teratai dan Tambora karena tiap pagi di asrama tentara terdengar suara tambur.


Kampung Jembatan Lima pada masa pemerintahan Belanda secara adminstrasi termasuk Kawedanan Penjaringan, Kelurahan Angke Duri dan yang menjadi kepala kampungnya pada waktu itu adalah Bek Akhir, Bek Latip, dan Bek Marzuki. Pada masa pendudukan Jepang, Kampung Jembatan Lima masuk wilayah Penjaringan Son (kecamatan) dan Kelurahan Angke Duri, Kepala kampungnya Bek Ramadan.


Pada masa Kemerdekaan wilayah Jembatan Lima dibagi atas tiga kelurahan, yaitu Kelurahan Tambora, Kelurahan Jembatan Lima dan Kelurahan Pekojan. Adapun yang menjabat sebagai kepala kampung ialah Bek Salamun.


Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat merupakan salah satu kawasan padat penduduk. Aktifitas warganya pun begitu komplek, seakan menjadikan daerah tersebut sebagai kota yang tak pernah mati. Sebab, sebagian aktifitas di sana berlangsung pagi dan malam.


Jika menilik pada sejarah, Kelurahan Jembatan Lima telah beberapa kali mengubah kedudukan pemerintahan administrasinya. Pada masa pemerintahan Belanda, Kampung Jembatan Lima masuk wilayah kawedanan atau stingkat Kecamatan Penjaringan.


Namun pada masa pendudukan Jepang, Jembatan Lima masuk wilayah Kecamatan Penjaringan Son. Saat Kemerdekaan, Jembatan Lima menjadi kecamatan yang dibagi atas tiga kelurahan. Akan tetapi kini, Jembatan Lima sebagai salah satu kelurahan di Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.


Di kecamatan ini juga terdapat kelurahan lain yakni Kelurahan Tanah Seral, Tambora, Roa Malaka, Pekojan, Krendang, Duri Selatan, Duri Utara, Kalianyar, Jembatan Besi dan Kelurahan Angke.

Geografi

Kelurahan Jembatan Lima adalah salah satu Kelurahan dari 11 Kelurahan yang ada di Kecamatan Tambora dengan luas wilayah kurang lebih 46,31 Ha terbagi dalam 8 RW dan 107 RT dengan batas-batas wilayah sebagai berikut :



  • Sebelah Utara : Kali Angke, Kelurahan Pekojan
  • Sebelah Selatan : Kali Cibubur, Kelurahan Krendang
  • Sebelah Barat : Rel Kereta Api, Kelurahan Angke
  • Sebelah Timur : Jl. K.H. Moh. Mansyur, Kelurahan Tambora

Demografi

Penduduk wilayah Kelurahan Jembatan Lima mencapai kurang lebih 21.575 Jiwa, menurut catatan Badan Pusat Statistik Kota Administrasi Jakarta Barat. Penduduk Kelurahan Jembatan Lima terdiri dari 10 991 Jiwa Laki-laki dan 10 584 Jiwa Perempuan.

Visi Dan Misi

VISI DAN MISI KELURAHAN JEMBATAN LIMA


VISI :

Terselenggaranya Kinerja Pemerintah Kelurahan yang terencana dan memberikan pelayanan kepada masyarakat secara tepat dan cepat. Sehingga mendorong perkembangan partisipasi masyarakat.


MISI :

  • Menyelenggarakan program pemerintah yang maksimal, sehingga memberikan pelayanan berdaya guna
  • Mewujudkan komunikasi yang timbal balik antar pemerintah Kelurahan dengan seluruh elemen masyarakat
  • Meningkatan kemampuan masyarakat dalam berpartisipasi membangun wilayah melalui gerakan swadaya dan gotong royong.

Potensi Wilayah

Wilayah Kelurahan Jembatan Lima merupakan salah satu wilayah yang padat penduduk, sebagian penduduknya memiliki home industri seperti konveksi dan berniaga. Di wilayah Kelurahan Jembatan Lima terdapat pusat perbelanjaan sayur mayur dan buah-buahan yang disebut sebagai Pasar Mitra dan Pasar Stasiun Angke.


Berita Wilayah

Foto Berita

Ratusan Petugas gabungan Kuras Lumpur Saluran depan Pasar Mitra Tambora

Sebanyak 180 personel gabungan Kecamatan Tambora melaksanakan kerja bakti membersihkan sedimen lumpu...

Baca Selengkapnya
Foto Berita

Antisipasi Penumpukan, PPSU Jembatan Lima Sisir Sampah Liar di Tambora

Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Jembatan Lima dan Sudis Lingkungan Hid...

Baca Selengkapnya
Foto Berita

Atasi Penumpukan Sampah di Jelambar hingga Tambora, Pemkot Jakbar Kerahkan 100 Truk

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, meninjau langsung titik penumpukan sampah di sejumlah lokas...

Baca Selengkapnya
Foto Berita

Pemprov DKI Safari Religi Jejak Perjuangan Guru Mansur di Tambora

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Jami Al-Man...

Baca Selengkapnya
Foto Berita

Sudis Kesehatan Jakbar Upayakan 2 Kelurahan Dibangun Sanitasi

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyebutkan masih ada 9 wilayah kelurahan di Jakarta, yang warganya mela...

Baca Selengkapnya
Foto Berita

Safari Ramadan 2025, Wali Kota Jakbar Ajak Warga Waspadai Potensi Bencana

Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto mengajak masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi terj...

Baca Selengkapnya
Foto Berita

Petugas Gabungan Kecamatan Tambora Tertibkan PKL di Jl KH Moh Mansyur

Petugas gabungan Kecamatan Tambora melakukan penataan dan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di kaw...

Baca Selengkapnya
Foto Berita

Petugas Keamanan Pasar Mitra Jembatan Lima Dibekali Simulasi Penanggulangan Kebakaran

Sebanyak 30 peserta terdiri dari pedagang,  petugas keamanan dan juru parkir mengikuti pelatiha...

Baca Selengkapnya
Foto Berita

Saluran Air di Jalan Sawah Lio RW 05 Dipasang U ditch

Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat memperbaiki saluran di Jalan Sawah Lio, RW 05 Kelurah...

Baca Selengkapnya