Foto Pimpinan

Pujowati, S.IP

Lurah - Kelurahan Cengkareng Barat

Sejarah

  • SEJARAH KELURAHAN CENGKARENG BARAT

Kelurahan Cengkareng Barat merupakan salah satu wilayah administratif yang berada di Kecamatan Cengkareng, Kota Administrasi Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta. Keberadaan Kelurahan Cengkareng Barat tidak terlepas dari perkembangan wilayah Cengkareng yang sejak dahulu mengalami pertumbuhan dan perubahan seiring dengan perkembangan Kota Jakarta.

Secara administratif, Kelurahan Cengkareng Barat terbentuk pada tahun 1986 sebagai hasil pemekaran atau pemecahan wilayah Kelurahan Cengkareng. Pada saat itu, wilayah Kelurahan Cengkareng dimekarkan menjadi dua wilayah kelurahan, yaitu Kelurahan Cengkareng Barat dan Kelurahan Cengkareng Timur. Pembentukan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Kepala Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 1251 Tahun 1986 tentang Pemecahan, Penyatuan, Penetapan Batas, Perubahan Nama Kelurahan yang Kembar/Sama, dan Penetapan Luas Wilayah Kelurahan di Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Pemekaran tersebut merupakan bagian dari upaya penataan wilayah administrasi di DKI Jakarta agar penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif. Sejak terbentuknya, Kelurahan Cengkareng Barat terus mengalami perkembangan, baik dari sisi kependudukan, permukiman, sarana dan prasarana, maupun aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Dalam perjalanan perkembangannya, kawasan Cengkareng yang dahulu memiliki karakter wilayah dataran rendah dan didominasi oleh lahan terbuka serta kegiatan agraris secara bertahap berubah menjadi kawasan perkotaan yang semakin padat. Perubahan tersebut sejalan dengan perkembangan Jakarta Barat sebagai salah satu kawasan penting di wilayah metropolitan Jakarta. Sejarah Kecamatan Cengkareng sendiri menunjukkan bahwa kawasan ini memiliki perjalanan panjang, dari wilayah yang dahulu relatif alami dan agraris hingga berkembang menjadi kawasan hunian, perdagangan, jasa, dan kegiatan perkotaan.

Kelurahan Cengkareng Barat memiliki posisi yang strategis karena berada di bagian barat Kecamatan Cengkareng dan berbatasan dengan sejumlah wilayah kelurahan lainnya. Berdasarkan penataan wilayah, sebelah utara berbatasan dengan Kelurahan Tegal Alur melalui Jalan Menceng Raya, sebelah timur berbatasan dengan Kelurahan Cengkareng Timur melalui Jalan Outer Ring Road, sebelah selatan berbatasan dengan Kelurahan Duri Kosambi melalui Kali Mookervart, sedangkan sebelah barat berbatasan dengan Kelurahan Kalideres dan Kelurahan Pegadungan melalui Jalan Sumur Bor dan Jalan Kemuning.

Perkembangan wilayah tersebut menjadikan Cengkareng Barat sebagai kawasan yang memiliki dinamika masyarakat cukup tinggi. Berbagai fasilitas pendidikan, kesehatan, keagamaan, perdagangan, serta fasilitas pelayanan masyarakat berkembang seiring dengan meningkatnya kebutuhan warga. Saat ini, Kelurahan Cengkareng Barat merupakan salah satu dari enam kelurahan yang berada di Kecamatan Cengkareng, bersama dengan Kelurahan Cengkareng Timur, Duri Kosambi, Kapuk, Kedaung Kali Angke, dan Rawa Buaya.

Dengan luas wilayah sekitar 360,59 hektare, Kelurahan Cengkareng Barat terus berkembang menjadi kawasan permukiman dan perkotaan yang dinamis. Perkembangan tersebut tidak hanya ditandai oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh tumbuhnya berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan serta partisipasi warga dalam pembangunan lingkungan.

Sejarah Kelurahan Cengkareng Barat pada akhirnya bukan hanya merupakan catatan mengenai pembentukan wilayah administratif pada tahun 1986, tetapi juga merupakan gambaran tentang perjalanan masyarakat dalam membangun dan mengembangkan lingkungannya. Dari sebuah wilayah yang merupakan bagian dari Kelurahan Cengkareng, Cengkareng Barat tumbuh menjadi wilayah pemerintahan yang memiliki identitas, karakter, dan kehidupan masyarakat tersendiri.

Perjalanan tersebut terus berlanjut hingga saat ini. Dengan semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, Kelurahan Cengkareng Barat senantiasa berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, pembangunan lingkungan, serta kesejahteraan masyarakat. Sejarah yang telah dilalui menjadi bagian penting dalam membangun jati diri wilayah sekaligus menjadi pijakan untuk menatap masa depan Cengkareng Barat yang semakin maju, tertata, dan sejahtera.

Geografi

Kelurahan Cengkareng Barat terletak pada 6®08’44.6” Lintang Selatan dan 106®44’09.7 Bujur Timur. Jarak Kelurahan Cengkareng Barat dengan Kecamatan Cengkareng berjarak ± 0,5 Km dan dengan Kantor Walikota Jakarta Barat berjarak ± 6 Km.

Kelurahan Cengkareng Barat merupakan salah satu Kelurahan dari 6 (enam) Kelurahan di Kecamatan Cengkareng dan termasuk dalam Wilayah Kota Administrasi Jakarta Barat dengan Luas Wilayah Kelurahan Cengkareng Barat 360,59 ha, berdasarkan SK Gubernur Nomor 171 Tahun 2007 yang dibagi habis kedalam 18 Rukun Warga (RW) dan 190 Rukun Tetangga (RT) dengan batas wilayah sebagai berikut :


Utara : Jalan Menceng Raya Kelurahan Tegal Alur

Timur : Jalan Outer Ring Road Kelurahan Cengkareng Timur

Selatan : Kali Mookevard Kelurahan Duri Kosambi

Barat : Jalan Sumur Bor Kelurahan Kalideres dan Jalan Kemuning Kelurahan Pegadungan


Demografi

DEMOGRAFI KELURAHAN CENGKARENG BARAT

Kelurahan Cengkareng Barat merupakan salah satu wilayah administratif di Kecamatan Cengkareng, Kota Administrasi Jakarta Barat. Dengan luas wilayah sekitar 360,59 hektare, Kelurahan Cengkareng Barat memiliki karakteristik sebagai kawasan perkotaan yang berkembang dengan aktivitas masyarakat yang cukup tinggi. Secara administratif, wilayah ini terbagi ke dalam 18 Rukun Warga (RW) dan 190 Rukun Tetangga (RT) serta didukung oleh 17 Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK).

Berdasarkan data kependudukan yang tercantum pada portal Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat, jumlah penduduk Kelurahan Cengkareng Barat mencapai sekitar 84.119 jiwa. Komposisi penduduk terdiri atas 42.270 jiwa laki-laki dan 41.849 jiwa perempuan. Komposisi tersebut menunjukkan jumlah penduduk laki-laki dan perempuan yang relatif seimbang, dengan selisih sekitar 421 jiwa.

Dengan luas wilayah 360,59 hektare dan jumlah penduduk sekitar 84 ribu jiwa, Cengkareng Barat memiliki kepadatan penduduk yang cukup tinggi sebagai bagian dari kawasan perkotaan Jakarta Barat. Kondisi tersebut mencerminkan dinamika wilayah yang terus berkembang, baik dari sisi permukiman, kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun aktivitas sosial kemasyarakatan.

Kehidupan masyarakat Cengkareng Barat didukung oleh berbagai sarana pelayanan dasar. Di bidang pendidikan, terdapat 16 TK, 26 SD, 10 SMP, dan 6 SMA. Di bidang kesehatan tersedia 3 Puskesmas dan 12 apotek, serta berbagai kegiatan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat seperti 27 Posyandu dan 14 Posbindu. Keberadaan fasilitas tersebut menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, masyarakat Cengkareng Barat memiliki berbagai kegiatan yang melibatkan unsur pemerintah, kader, lembaga kemasyarakatan, serta warga. Hal ini tercermin antara lain melalui keberadaan kader Jumantik, kader PKK, Posyandu, Posbindu, dan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat. Partisipasi masyarakat tersebut menjadi modal sosial yang penting dalam mendukung pembangunan wilayah.

Dari sisi kehidupan keagamaan, masyarakat Cengkareng Barat juga didukung oleh keberadaan 21 masjid dan 33 mushola yang menjadi pusat kegiatan ibadah sekaligus aktivitas sosial masyarakat. Keberagaman kegiatan keagamaan tersebut turut memperkuat kehidupan sosial dan kebersamaan antarwarga.

Sementara itu, aktivitas ekonomi masyarakat ditunjang oleh berbagai sarana perdagangan dan jasa. Di wilayah Cengkareng Barat terdapat 1 pasar permanen, 14 minimarket, 1 bank umum pemerintah, dan 6 bank umum swasta. Keberadaan fasilitas ekonomi tersebut menunjukkan bahwa kegiatan perdagangan, jasa, dan pelayanan keuangan menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat setempat.

Secara keseluruhan, demografi Kelurahan Cengkareng Barat menggambarkan sebuah wilayah perkotaan dengan jumlah penduduk yang besar, struktur masyarakat yang dinamis, serta dukungan fasilitas pendidikan, kesehatan, keagamaan, dan ekonomi yang cukup beragam. Kondisi tersebut menjadi potensi sekaligus tantangan bagi pemerintah kelurahan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, menciptakan lingkungan yang nyaman, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Dengan dukungan masyarakat yang aktif dan kolaborasi antara pemerintah, lembaga kemasyarakatan, dunia usaha, serta berbagai unsur lainnya, potensi demografi Kelurahan Cengkareng Barat dapat terus dikembangkan sebagai kekuatan dalam mewujudkan wilayah yang maju, tertata, produktif, dan sejahtera..


Visi Dan Misi

Visi

“Terwujudnya Kelurahan Cengkareng Barat yang Lebih Maju dan Sejahtera”


Misi

  1. Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat;
  2. Mewujudkan Pemerintahan yang Baik (Good Governance), melalui Peningkatan Kulitas Pelayanan kepada Masyarakat;
  3. Meningkatkan Pembangunan Berbasis pada Partisipasi Masyarakat dalam Perencanaan, Pelaksanaan, Pengawasan dan Pembangunan;
  4. Mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik sebagai Kontrol Kerja dan Akuntabilitas.


Potensi Wilayah

Bidang Pendidikan :

TK : 16

SD : 26 Unit

SMP : 10 Unit

SMA : 6 Unit


Bidang Kesehatan :

Puskesmas : 3 Unit

Apotek : 12 Unit

Kader Jumantik : 197 Orang

Kader PKK :

- Kelurahan : 11 Orang


Posyandu : 27 Unit (135 Orang)

Posbindu : 14 Unit ( 70 Orang)


Bidang Keagamaan :

Mesjid : 21 Unit

Musholla : 33 Unit


Bidang Perekonomian :

Pasar Permanen : 1 Unit (PD Pasar Jaya)

Mini Market : 14 Unit

Bank Umum Pemerintah : 1 Unit

Bank Umum Swasta : 6 Unit



Berita Wilayah

Foto Berita

Sekko Jakbar Ajak Warga Gencarkan Pilah Sampah dari Sumber

Sekretaris Kota Jakarta Barat, Imron Sjahrin, mengajak masyarakat dan seluruh unsur wilayah me...

Baca Selengkapnya
Foto Berita

5 Pohon Tabebuya Ditanam di Jalur Hijau Jalan Daan Mogot Raya

Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Barat menanam 5 pohon di jalur hijau Jalan Daa...

Baca Selengkapnya
Foto Berita

Gerebek PSN di RW 01 Cengkareng Barat Kampanyekan Pilah Sampah

Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat bersama jajaran kelurahan, Juman...

Baca Selengkapnya
Foto Berita

Kolaborasi Sister City, Pemkot Jakbar Gandeng Pemkab Sidoarjo Terapkan Eco Lindi

Melalui kolaborasi sister city, Pemkot Jakarta Barat menggandeng Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoa...

Baca Selengkapnya
Foto Berita

5 Tatanan di Jakbar Ikuti Penilaian Kawasan Tanpa Rokok 2026

Sebanyak lima tatanan di wilayah Jakarta Barat mengikuti Penilaian Kabupaten/Kota Percontohan Kawasa...

Baca Selengkapnya
Foto Berita

Tangani Tumpukan Sampah, Kelurahan Cengkareng Barat Gencarkan Pilah Sampah

Jajaran Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat terus menggencarkan sosialis...

Baca Selengkapnya
Foto Berita

Usai Lumpur Saluran Dikuras, Warga RW 06 Cengkareng Barat Bebas Genangan

Genangan yang melanda permukiman RW 06 Kelurahan Cengkareng Barat (Cengbar), Kecamatan Cengkareng Ja...

Baca Selengkapnya
Foto Berita

Kelurahan Cengkareng Barat dan SDA Jakbar Tangani Genangan di RW 06

Perangkat Kelurahan Cengkareng Barat telah melakukan koordinasi dengan Sudis Sumber Daya Air (SDA) J...

Baca Selengkapnya
Foto Berita

Petugas Gulkarmat Jakbar Tangani Bengkel Terbakar di Cengkareng Barat

Peristiwa kebakaran melanda sebuah bengkel las dan repaint kendaraan di Jalan Bina Marga, Kelurahan...

Baca Selengkapnya

Infografis