Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) membangun tiga rumah pompa di sepanjang Jalan Daan Mogot Raya, Jakarta Barat. Pembangunan tersebut dilakukan untuk memperkuat sistem pengendalian banjir di kawasan tersebut.
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, mengatakan pembangunan rumah pompa di Jalan Daan Mogot saat ini sedang berjalan setelah sebelumnya ditinjau langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
"Untuk Jalan Daan Mogot, ada pekerjaan rumah pompa yang dilakukan oleh Dinas SDA DKI. Saat itu sudah ditinjau langsung oleh Pak Gubernur dan sekarang dalam proses pengerjaan," ujar Iin, Rabu (4/11).
Selain itu, pembangunan rumah pompa juga dilakukan di Kali Apuran, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng. Sebelumnya, Pemkot Jakarta Barat telah melakukan penertiban dan pengembalian fungsi aset pemerintah di bantaran Kali Apuran dengan merelokasi 31 kepala keluarga (KK) ke Rusun Cinta Kasih Tzu Chi.
"Kemudian beberapa titik juga, salah satunya di Kali Apuran. Kemarin kita juga sudah melakukan penertiban atau pengembalian fungsi aset, di mana 31 KK yang semula berada di pinggir Kali Apuran sudah tinggal di rumah susun dan itu nanti akan langsung dikerjakan oleh Dinas SDA," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Barat, Mustajab, menjelaskan bahwa tiga rumah pompa di Jalan Daan Mogot dibangun di tiga titik, yakni KM 13, KM 13A, dan KM 13B.
Menurutnya, pembangunan tersebut membutuhkan waktu cukup panjang dan ditargetkan rampung pada akhir 2027.
"Ada tiga titik di Daan Mogot. Pertama dibangun paling timur, kemudian di KM 13 dan 13A. Jadwal pengerjaannya memang panjang sampai akhir 2027, baru selesai," ujar Mustajab.
Selama proses pembangunan berlangsung, Sudin SDA Jakarta Barat tetap menyiapkan langkah mitigasi untuk mengantisipasi banjir di kawasan Jalan Daan Mogot. Salah satunya dengan mengerahkan pompa bergerak atau mobile pump.
"Karena dijadwalkan pengerjaan hingga 2027, kami tetap melakukan mitigasi bencana, kami siapkan pompa-pompa mobile," katanya.
Mustajab juga menyampaikan rencana pembangunan rumah pompa di Kali Apuran dengan kapasitas pompa masing-masing mencapai 6 meter kubik per detik pada dua titik lokasi.
"Total kapasitas pompa untuk di Kali Apuran mencapai 12 meter kubik per detik," tambahnya. (Why)





