Sebanyak 30 peserta mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas dalam pengoperasian peralatan kedaruratan yang diinisiasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta di RPTRA Edelweiss PQT, Jalan Marwah RT 012/RW 08, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (26/10).
Kegiatan ini melibatkan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), pengelola RPTRA, serta Forum Kewaspadaan Dini dan Penanggulangan Bencana (FKDM) setempat, dengan pendampingan aparat kelurahan dan penanggung jawab (PIC) BPBD wilayah Srengseng.
Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Srengseng, Cynthia Esy Pauline, mengatakan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan keterampilan teknis dan koordinasi petugas dalam menghadapi situasi darurat bencana di tingkat kelurahan.
“Materi latihan difokuskan pada manajemen pemasangan tenda darurat, praktik bantuan hidup dasar berupa resusitasi jantung paru (RJP), pengoperasian peralatan pertolongan darurat, serta teknik tali untuk evakuasi dan penyelamatan,” ujarnya sesuai keterangan yang diterima.
Ia menjelaskan, peserta mendapatkan materi manajemen bencana dan pemasangan tenda darurat, praktik RJP, pengoperasian peralatan pertolongan, serta teknik tali untuk penanganan bencana. Pelatihan juga dilengkapi simulasi agar peserta dapat memahami dan mempraktikkan prosedur penanganan kedaruratan secara langsung.
“Bencana dapat terjadi kapan saja dan membutuhkan respons yang cepat, tepat, terkoordinasi, serta terukur. Dalam situasi darurat, kecepatan bertindak harus disertai kemampuan teknis, pemahaman prosedur, dan koordinasi yang baik antarpihak,” kata Cynthia.
Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap kapasitas respons awal terhadap bencana semakin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara aparat kelurahan, pengelola fasilitas publik, dan komunitas masyarakat.
"Evaluasi pascapelatihan juga direncanakan untuk mengidentifikasi kebutuhan peningkatan kesiapsiagaan dan mendukung penanganan bencana yang lebih efektif," pungkasnya. (Kontri)





