Perangkat Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, menggelar Festival Hutan Kota Srengseng di Jalan H Kelik, RW 06, Kamis (8/10). Festival tersebut menjadi bagian dari rangkaian penilaian 10 besar Benyamin S Award (BSA) 2026.
Festival mengusung konsep edukasi dengan menampilkan berbagai potensi wilayah Srengseng, mulai dari lingkungan, komunitas, UMKM, hingga seni dan budaya Betawi. Konsep tersebut dikemas dalam empat zona, yakni zona hijau, zona komunitas, zona UMKM, serta zona seni dan budaya.
Lurah Srengseng, Tariswan, mengatakan Festival Hutan Kota Srengseng baru pertama kali digelar dengan konsep pembagian zona. Menurutnya, festival sebelumnya lebih banyak menampilkan seni budaya Betawi dan produk UMKM.
“Festival Hutan Kota Srengseng ini baru pertama kali digelar dengan konsep seperti ini. Sekarang festival kita bagi dalam sejumlah zona sehingga masyarakat yang datang bisa melihat dan menikmati berbagai potensi yang ada,” ujar Tariswan.
Ia mengatakan festival tidak hanya ditujukan sebagai hiburan, tetapi juga untuk memperkenalkan Hutan Kota Srengseng sebagai ruang publik yang dapat dimanfaatkan untuk wisata, olahraga, edukasi lingkungan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.
Tariswan menambahkan, berbagai potensi yang ditampilkan dalam festival tersebut sekaligus merepresentasikan empat kategori penilaian BSA 2026, yaitu bersih, nyaman, indah, dan sejahtera.
“Insyaallah, semua potensinya ada. Kategori bersih, nyaman, indah, dan sejahtera karena memang semuanya ada dari empat kategori,” katanya.
Ia berharap Festival Hutan Kota Srengseng dapat terus dikembangkan dan digelar secara berkelanjutan. Dengan demikian, kawasan tersebut tidak hanya dikenal sebagai ruang terbuka hijau, tetapi juga memiliki nilai edukasi, ekonomi, wisata, dan budaya.
Di sisi lain, Wali Kota Jakarat Barat, Iin Mutmainnah, mengatakan masuknya tiga kelurahan Jakarta Barat dalam 10 besar BSA menjadi kebanggaan bagi warganya.
“Kami telah masuk tiga besar dari 10 besar se-DKI Jakarta. Menjadi suatu kebanggaan buat kami warga Jakarta Barat. Mudah-mudahan hari ini tiga-tiganya menjadi juara,” ujarnya.
Iin menambahkan, momentum BSA 2026 diharapkan dapat menjadi penyemangat masyarakat untuk terus menjaga budaya, kebersihan, keamanan, dan kerukunan lingkungan tanpa meninggalkan perkembangan teknologi.
Untuk diketahui, tim juri BSA Tahun 2026 yang diketuai Nirwono Joga, melakukan penilaian pada sejumlah zona sesuai yang dipaparkan oleh Lurah Srengseng, Tariswan. Hadir Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah, Wakil Wali Kota Jakarta Barat Ali Murtadho, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat. (Why)





