Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat menggelar Health Innovations Exhibition (Helix) 2026 sebagai upaya mendorong inovasi dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan, khususnya kesehatan ibu dan anak.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang MH Thamrin, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Jumat (11/9), diikuti 14 peserta yang terdiri dari delapan puskesmas kecamatan, empat RSUD, dan dua rumah sakit swasta.
Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Sudin Kesehatan Jakarta Barat, dr. Intan Rachmita Sari, mengatakan Helix merupakan agenda tahunan yang bertujuan membangun budaya inovasi di fasilitas pelayanan kesehatan.
“Tujuannya mendorong semangat fasilitas pelayanan kesehatan di Jakarta Barat, seperti puskesmas dan rumah sakit, untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan,” ujar Intan.
Dalam Helix 2026, tiga inovasi terbaik dari kategori puskesmas dan rumah sakit akan diseleksi untuk mewakili Jakarta Barat ke tingkat Provinsi DKI Jakarta serta berpotensi direplikasi di fasilitas kesehatan lainnya.
"Tiga inovasi terbaik dari kategori puskesmas dan rumah sakit nantinya akan diseleksi kembali untuk maju ke tingkat Provinsi DKI Jakarta serta direplikasi ke fasilitas kesehatan lainnya," tandasnya.
Adapun pemenang kategori RSUD yakni GKM Satria 1000 RSUD Kalideres sebagai juara pertama, GKM Srikandi RSUD Cengkareng juara kedua, dan GKM Bloom RSUD Kembangan juara ketiga.
Sedangkan pada kategori puskesmas dimenangkan GKM Bocil PKM Taman Sari, disusul GKM Kartini PKM Kalideres dan GKM Magic Puspita PKM Kebon Jeruk.
Sementara itu, kategori non-Pemda diraih GKM Cihos Orbit Avenger dari RS Ciputra, sedangkan penghargaan Best Performance diberikan kepada GKM Tambora FC dari PKM Tambora.
Rangkaian Helix 2026 tingkat Kota Jakarta Barat ditutup dengan pemberian penghargaan kepada para pemenang. Dilanjutkan dengan penampilan para talenta berbakat dari Sudin Kesehatan Jakarta Barat yang menghibur para peserta dan tamu undangan. (Hfz)





