RW 08 Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Kebon Jeruk mewakili Jakarta Barat untuk lomba Kampung Bebas Jentik tingkat Provinsi DKI Jakarta tahun 2026.
Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Sahruna, menyebut sejumlah aspek penilaian untuk Kampung Bebas Jentik, antara lain legalitas, komitmen, keterlibatan masyarakat dan lintas sektor, analisa kasus serta inovasi.
RW 08 Kelapa Dua terpilih sebagai yang terbaik dari delapan kecamatan untuk mewakili Jakarta Barat di tingkat DKI.
"Penilaian rencananya akan dilaksanakan 3 November dan 11 November 2026 ada mini konvensi," ujar Sahruna, di sela deklarasi 5 Pilar STBM, di Sekretariat RW 08 Kelapa Dua, Jumat (30/10).
Pihaknya berharap RW 08 Kelapa Dua bisa mempersiapkan diri dengan baik. Sehingga nantinya mereka bisa tampil menjadi yang terbaik dan mengahrumkan nama Jakarta Barat di lomba tingkat DKI.
Sementara itu, Lurah Kelapa Dua, Elfin Ridho Putra, mengatakan keberhasilan RW 08 Kelapa Dua merupakan hasil dari kerja semua pihak. Menurutnya, keterlibatan seluruh unsur masyarakat dan warga menjadi kekuatan utama. Wilayahnya terdiri atas delapan RW, dan RW 08 terdiri atas delapan RT.
Diungkapkan Elfin, RW 08 Kelapa Dua memiliki inovasi program polisi jentik yang melibatkan seluruh kader Jumantik bekerjasama dengan Karang Taruna dan kader Posyandu remaja. Mereka secara periodik rutin melakukan pengawasan jentik nyamuk di rumah dan lingkungan warga.
Inovasi lainnya, lanjut Elfin, warga RW 08 Kelapa Dua memanfaatkan aplikasi teknologi internet untuk melakukan pengawasan Jumantik mandiri. Secara periodik setiap bulan sekali warga diwajibkan membuat laporan pemantauan jentik mandiri di lingkungan rumah masing masing.
Laporan itu disertai foto sebagai bukti pelaksanaan pemantauan jentik mandiri oleh warga. Nantinya, polisi jentik akan melakukan verifikasi untuk memastikan laporan dan fakta lapangan yang dikirim warga sesuai kondisi apa adanya.
"Inovasi ini tidak akan maksimal tanpa dukungan stakeholder untuk membantu kesulitan kader Jumantik di wilayah. Sehingga angka DBD ini sangat signifikan bisa kita tekan terus," pungkas Elfin. (Aji)





