Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat menggelar kegiatan pemilahan dan pengolahan sampah bertema 'Hidup Sehat dan Bersih dengan Pemilahan dan Pengolahan Sampah' yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Kusumah Atmadja, Kantor PN Jakbar, Senin (19/10).
Kegiatan dibuka oleh Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, bersama Moehammad Pandji Santoso, sebagai upaya meningkatkan kesadaran pengelolaan sampah sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat.
Menurut Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, mengapresiasi gerakan tersebut dan berharap Pengadilan Negeri Jakarta Barat dapat menjadi percontohan bagi perkantoran lain dalam menerapkan pengelolaan sampah berkelanjutan.
“Pencanangan gerakan pilah sampah dan olah di kantor Pengadilan Negeri ini menjadi role model sebagai kantor percontohan,” ujar Iin.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kota Jakarta Barat, Suku Dinas Lingkungan Hidup, pihak kecamatan, dan unsur terkait lainnya. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menyukseskan program pengelolaan sampah sekaligus memperkuat penegakan hukum di bidang lingkungan hidup.
Sementara itu, Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Barat Kelas IA Khusus, Moehammad Pandji Santoso menyampaikan dukungannya terhadap program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mewujudkan tata kelola sampah yang lebih baik menuju kota global.
“Kami sangat mengapresiasi program yang digagas oleh Gubernur Provinsi Jakarta untuk menuju kota global dengan tata kelola sampah,” tandasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa pengadilan memiliki 18 hakim yang telah mengantongi sertifikasi lingkungan hidup. Hal ini menjadi modal untuk mendukung keterkaitan antara pengelolaan sampah dan penegakan hukum lingkungan.
“Dengan sumber daya manusia yang kami miliki, ada keterkaitan antara kegiatan pilah dan olah sampah dengan penegakan hukum lingkungan hidup,” tuturnya. (Yan)





