Halo Sobat! 👋
Saya Bang-Batik. Ada yang bisa saya bantu terkait wilayah Jakarta Barat?
Publikasi
Warga dan Pemkot Gelar Kerja Bakti "Grebek Lumpur" Bersihkan Saluran PHB Terminal Grogol
Warga dan Pemkot Gelar Kerja Bakti "Grebek Lumpur" Bersihkan Saluran PHB Terminal Grogol
Kelurahan Grogol | HARTATI
13 September 2026
Pemerintahan
6
Warga dan Pemkot Gelar Kerja Bakti "Grebek Lumpur" Bersihkan Saluran PHB Terminal Grogol
Kerja bakti "Grebek Lumpur" membersihkan saluran PHB sepanjang 300 meter di sepanjang Jalan Susilo Raya, Terminal Grogol, digelar pada 13 September 2026. Kegiatan yang dipimpin Sekretaris Kelurahan Grogol ini melibatkan Satuan Pelaksana SDA, Bina Marga, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol-PP Kecamatan Grogol Petamburan, dan petugas PPSU kelurahan setempat.
Kegiatan dimulai pagi hari dengan pembersihan endapan lumpur, sampah, dan vegetasi yang menghambat aliran air pada saluran berukuran lebar 2 meter dan kedalaman 2 meter itu. Penanganan difokuskan pada titik-titik yang kerap mengalami penyumbatan dan genangan saat hujan untuk memperlancar aliran air menuju sistem drainase utama.
Sekretaris Kelurahan Grogol menegaskan pentingnya aksi kolektif antara pemerintah kelurahan dan masyarakat. Hartati, sekretaris kelurahan grogol mengatakan, "Mencegah terjadinya banjir serta mengurangi risiko munculnya penyakit akibat lingkungan yang kotor dan
Menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat."
Selain pembersihan fisik, panitia juga melakukan sosialisasi singkat kepada warga tentang pentingnya menjaga saluran tetap bersih dari sampah rumah tangga dan konstruksi. Petugas PPSU fokus pada pengangkutan material yang dibersihkan, sementara petugas teknis dari Bina Marga dan Kasatpel SDA memantau kondisi struktur saluran untuk tindak lanjut perawatan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya rutin Kelurahan Grogol untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim hujan dan mendorong partisipasi warga dalam menjaga lingkungan. Penyelenggara berharap pembersihan saluran dapat mengurangi potensi genangan lokal dan memperkecil risiko gangguan kesehatan lingkungan tanpa menunggu intervensi darurat.