Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Barat telah menangani sebanyak 6.138 pohon selama sepuluh bulan dari Januari hingga awal Oktober 2026.
Kepala Sudis Tamhut Jakarta Barat, Dirja Kusuma, mengatakan penanganan pohon meliputi pemangkasan atau penopingan, penebangan, serta evakuasi pohon rawan tumbang yang tersebar di delapan kecamatan dan 56 kelurahan
βDari Januari hingga 5 Oktober 2026, jumlah yang kami tangani selama sepuluh bulan itu sebanyak 6.138 pohon,β sebut Dirja saat dihubungi, Rabu (7/10).
Ia pun merinci, dari jumlah tersebut, penopingan ringan sebanyak2.452 pohon, sedang 2.340, dan berat 639 pohon. Adapun yang ditebang 568 pohon, sempal 84 dan tumbang 55 pohon.
Dirja mengungkapkan, penanganan dilakukan oleh tim tingkat kota bersama Satgas atau Pasukan Hijau yang ada di delapan kecamatan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan warga masyarakat.
Sedang untuk jenis pohon yang ditangani antara lain angsana, akasia, beringin, mangga, asam kranji, jambu air, ketapang, glodokan, petai cina dan lainnya.
Sementara untuk hasil penanganan per bulan sepanjang tahun 2026, yakni Januari 589 pohon, Februari 489, Maret 420, April 699, Mei 882, Juni 636, Juli 902, Agustus 640, September 793 dan Oktober hingga tanggal 5 sebanyak 88 pohon. (Aji)





