Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat memastikan perbaikan tembok rumah warga yang terdampak pembangunan saluran air di Jalan H. Sanusi RT 06 RW 13 Kelurahan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Perbaikan tembok warga sepenuhnya dikerjakan pihak pelaksana pengerjaan saluran air (vendor).
Camat Cengkareng, Suhardin menerangkan bahwa pihaknya telah memonitor dan menindaklanjuti peristiwa tembok rumah warga ambruk dampak dari pembangunan saluran air di RW 13 Kelurahan Duri Kosambi, pada Kamis (1/10) malam.
"Sudah ditindaklanjuti dengan melakukan mediasi antara pengurus RT, warga, SDA serta pelaksana proyek pengerjaan saluran air. Hasil mediasi, disepakti tembok diperbaiki dan dibangun kembali," ujarnya.
Ia berharap, kejadian ini menjadi pembelajaran pada semua pihak. Sehingga peristiwa seperti ini tidak terulang di lokasi lainnya.
Di waktu yang sama, Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat, Mustajab menjelaskan bahwa pekerjaan saluran air sepanjang 684,4 meter dengan material U-ditch ukuran 40x40 sentimeter dan 60x60 sentimeter, itu sepenuhnya dilaksanakan pihak ketiga (vendor).
Ia memastikan, pihak ketiga pelaksana proyek pembangunan saluran air itu bertanggungjawab terhadap kerusakan. Sebagai tahap awal, perbaikan dilakukan dengan membangun pondasi.
"Pekerjaan perbaikan dilakukan secara bertahap, diawali dengan membangun pondasi pagar tembok rumah. Peristiwa ini sudah kami koordinasikan dengan pihak RW dan wilayah. Sudah ditindaklanjuti," tambahnya. (why)





