Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudis SDA) Jakarta Barat menggencarkan pengerukan sedimen lumpur di sejumlah kali sebagai upaya mitigasi banjir dan genangan.
Kepala Sudin SDA Jakarta Barat, Mustajab, mengatakan pengerukan saat ini masih berlangsung di sejumlah lokasi. Salah satunya di Kali Mookervaart, wilayah Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, hingga Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres.
Menurut Mustajab, pengerukan Kali Mookervaart telah dilakukan sejak awal 2026 dengan panjang penanganan sekitar 6,5 kilometer, mulai dari Cengkareng Drain di wilayah Rawa Buaya hingga perbatasan Semanan, Kalideres dengan Tangerang, Banten.
“Kita yang baru kita turunkan itu Kali Angke di Pesing. Itu sudah kurang lebih hampir sebulan. Di Semongol juga masih proses, Kali Maja hulu di Pegadungan juga terus proses,” ujar Mustajab saat dihubungi, Jumat (18/9).
Selain itu, pengerukan juga dilakukan di Kali Grogol, Kelurahan Kemanggisan, Kecamatan Palmerah. Armada dan peralatan dikerahkan secara bertahap untuk mempercepat proses pengerukan sedimen.
“Terus kita turunkan (armada), yang baru satu bulan lebih ini di Kali Grogol, Kemanggisan, itu akan kita tambah terus. Yang di Kali Sepak itu juga ada,” katanya.
Mustajab menyebutkan, secara keseluruhan terdapat 10 lokasi kali yang saat ini dilakukan pengerukan. Setiap lokasi dilengkapi alat berat, seperti ekskavator long arm, serta truk untuk mengangkut material hasil pengerukan.
“Sepuluh lokasi itu dilengkapi alat ngepok ada, long ada, mobil truk ada,” pungkasnya. (Aji)





