Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Barat menggencarkan program Sapa Sekolah (Satpol PP Sahabat Sekolah). Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi peserta didik serta tenaga pendidik.
Kepala Satpol PP Jakarta Barat, Herry Purnama mengatakan, program Sapa Sekolah digencarkan di delapan wilayah kecamatan di Jakarta Barat. Kegiatannya melakukan monitoring pengamanan dan pengawasan kegiatan dan antisipasi tindak kenakalan remaja di sekitar lingkungan sekolah.
"Anggota Satpol PP membantu pelajar dalam pengaturan lalu lintas pada jam masuk dan pulang sekolah, untuk semua jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP, hingga SMA, baik sekolah negeri maupun swasta," ujar Herry Purnama, saat dikonfirmasi Rabu (4/2).
"Rinciannya, 3 sekolah di Cengkareng, 4 sekolah di Kalideres, 5 sekolah di Grogol Petamburan, 6 sekolah di Taman Sari, 8 sekolah di Tambora, 3 skeolah di Palmerah dan 4 sekolah di Kebon Jeruk dan 8 sekolah di Kembangan," sambungnya.
Lebih lanjut Herry Purnama menuturkan, masing-masing sekolah dimonitor dua petugas Pol PP. Mereka menjalani tugas, selain membantu pelajar dan guru menyebrang jalan, sekaligus mengimbau kepada siswa agar menghindari tawuran, perundungan (bullying) dan kegiatan negatif lainnya.
Ia menambahkan, untuk menjamin kehadiran petugas di sekolah, Satpol PP Jakbar telah menyediakan sistem pelaporan melalui tautan bitly. Setiap personel yang bertugas wajib membuat laporan kegiatna yang kemudian direkap dan ditinjau secara berkala.
"Kami berharap kegiatna SAPA Sekolah berjalan secara efektif dan efisien serta mendapat dukungan dari berbagai unsur lainnya. Sebab, Satpol PP harus hadir di tengah masyarakat, termasuk di dunia pendidikan," pungkasnya. (why)





