Satuan Pelaksana Perhubungan Kecamatan Kebon Jeruk melakukan sosialisasi integrasi bus kecil untuk penguatan layanan transportasi JakLingko yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (8/9).
Sekretaris Kecamatan Kebon Jeruk, Hendra Eka Permana, mengatakan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan informasi dan meningkatkan kualitas pelayanan mengenai program JakLingko di wilayah Kebon Jeruk.
"Untuk di wilayah Kebon Jeruk terdapat satu rute dari Jebatan Garden hingga Puri Beta dengan 25 unit armada Jaklingko. Melalui kegiatan ini, diharapkan bisa memperkuat kualitas dalam meningkatkan layanan JakLingko," katanya sesuai keterangan yang diterima.
Dijelaskan Hendra, penguatan layanan mikrotrans JakLingko ini diharapkan turut mendorong masyarakat beralih menggunakan transportasi publik sekaligus mendukung mobilitas perkotaan yang lebih tertib dan berkelanjutan.
"Dengan monev ini sebagai upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap angkutan umum yang aman, nyaman, dan tertib," ujarnya.
Sementara itu, Satpel Perhubungan Kebon Jeruk, Sarnubi, menjelaskan untuk rute se Jakarta Barat, program Jaklingko memiliki 14 rute dengan jumlah 480 armada.
"Untuk layanan Mikrotrans JakLingko di wilayah Jakarta Barat saat ini mencakup 14 rute operasional dengan 480 unit kendaraan," jelasnya.
Ditambahkan Sarnubi, mengenai informasi layanan jaklingko diberikan kepada unsur kewilayahan dan masyarakat agar pemanfaatan transportasi publik semakin optimal.
"Bagi masyarakat yang menyampaikan pengaduan diimbau untuk memberikan informasi secara lengkap, meliputi lokasi, waktu kejadian, kronologi, serta nomor kontak yang dapat dihubungi agar laporan dapat ditindaklanjuti dengan tepat," pungkasnya.
Untuk diketahui, kegiatan menghadirkan narasumber sekaligus pakar transportasi, Drajat, yang menyampaikan mekanisme pengaduan melalui Call Center 1500 813. Layanan tersebut mencakup pengaduan sarana dan prasarana lalu lintas, kondisi darurat, hingga musibah di jalan. (Kontri /Ricky)





