Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat Wilayah I menyatakan pembangunan kembali gedung TK Negeri 01 Tambora saat ini masih dalam tahap perencanaan. Revitalisasi sekolah tersebut direncanakan berlangsung pada 2027.
Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat Wilayah I, Agus Ramdani, menegaskan kondisi gedung sekolah yang rusak bukan berarti dibiarkan terbengkalai, melainkan masih menunggu proses perencanaan pembangunan.
βBukan terbengkalai, memang dalam proses perencanaan,β ujar Agus saat dikonfirmasi, Senin (26/10).
Agus mengatakan, kepastian waktu pelaksanaan pembangunan masih menunggu proses dari unit yang menangani sarana dan prasarana (sarpras).
βItu kan tergantung dari UPT Sarpras ya. Bukan di Sudin,β jelasnya.
Ia mengungkapkan, usulan revitalisasi TK Negeri 01 Tambora telah diajukan sejak 2025. Proses perencanaan juga perlu melibatkan Dinas Kebudayaan karena lokasi sekolah berkaitan dengan kawasan cagar budaya.
βYa, tentunya melibatkan Dinas Kebudayaan yang punya UPT Cagar Budaya. Melibatkan juga proses perencanaannya,β ujarnya.
Agus berharap seluruh tahapan berjalan lancar sehingga revitalisasi dapat direalisasikan sesuai rencana pada 2027.
Sebelumnya, pihak TK Negeri 01 Tambora juga menyampaikan bahwa usulan revitalisasi telah diajukan untuk pelaksanaan pada 2027. Pihak sekolah menegaskan pengajuan tersebut sudah dilakukan sejak 2025, bukan setelah kondisi bangunan menjadi perhatian di media sosial.
Diketahui, gedung TK Negeri 01 Tambora pernah ambruk pada November 2024. Sejak saat itu, kegiatan belajar mengajar dipindahkan ke lokasi sementara di SMP Negeri 32 Jakarta.
Saat ini, gedung lama tidak lagi digunakan untuk kegiatan belajar. Sebanyak 60 murid tetap mengikuti pembelajaran di lokasi sementara tersebut.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Senin (26/10), kondisi bangunan terlihat mengalami kerusakan. Dinding ruang kelas tampak usang dan berdebu, sementara bagian atap dan plafon berlubang. Puing-puing juga terlihat berserakan di lantai ruangan. (Aji)





