Sebanyak 21 unit mobil pemadam kebakaran dengan kekuatan 105 personel dikerahkan untuk mengatasi kebakaran di permukiman padat penduduk di Jalan Sawah Lio, RW 01, Kelurahan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Jumat (9/10). Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Ahmad Syaiful, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 11.22 WIB.
“Total kami kerahkan 21 unit mobil pemadam dengan kekuatan 105 personel,” kata Syaiful.
Menurutnya, petugas pertama tiba di lokasi sekitar pukul 11.29 WIB saat api sudah membesar. Petugas kemudian melakukan pemadaman hingga api berhasil dikuasai, dilanjutkan dengan proses pendinginan yang selesai sekitar pukul 12.29 WIB.
Sementara itu, Lurah Jembatan Lima, Ahmad Ghozali, memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka akibat kebakaran tersebut.
Berdasarkan pendataan sementara, tiga rumah terdampak kebakaran, masing-masing dua rumah di RT 09/RW 01 dan satu rumah di RT 08/RW 01. Sebanyak 18 kepala keluarga (KK) dengan total 50 jiwa dilaporkan kehilangan tempat tinggal.
Para penyintas kebakaran akan ditampung sementara di musala yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Ghozali mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Suku Dinas Sosial Jakarta Barat untuk melaksanakan penanganan darurat selama tujuh hari. Upaya tersebut meliputi pendirian posko serta permintaan bantuan konsumsi dan logistik bagi warga terdampak.
“Untuk penyebab kebakaran, informasinya diduga dipicu korsleting listrik dari salah satu rumah warga,” tambahnya. (why)





