Perangkat Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan masyarakat melalui kegiatan NGOBRAS (Ngobrol Santai) yang digelar secara bergilir di tingkat RW.
Kegiatan yang berlangsung sepanjang September hingga November 2026 itu menjadi ruang dialog antara jajaran kelurahan dengan pengurus RT/RW dan unsur masyarakat.
Lurah Cengkareng Timur, Boy Raya Purba, mengatakan NGOBRAS menjadi sarana untuk menyerap aspirasi sekaligus membahas berbagai persoalan di lingkungan warga.
“NGOBRAS menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi dan komunikasi antara kelurahan dengan RT dan RW. Berbagai persoalan di wilayah diharapkan dapat dibahas bersama sehingga solusi yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Boy sesuai keterangan yang diterima, Kamis (8/10).
Sejumlah isu yang dibahas meliputi kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, saluran air, keamanan dan ketertiban, pendataan warga, pendidikan, kesehatan, serta administrasi pelayanan masyarakat.
Dijelaskan Boy, pihaknya mendorong warga untuk menerapkan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber sesuai Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026. Selain itu, RT/RW diminta meningkatkan pendataan anak putus sekolah, kewaspadaan terhadap DBD, serta menata dokumentasi dan administrasi secara digital.
"Kami berharap komunikasi dua arah dengan masyarakat semakin kuat sehingga berbagai persoalan dapat ditindaklanjuti melalui musyawarah, kolaborasi, dan koordinasi sesuai kewenangan," pungkasnya. (Kontri)





