Ratusan petugas gabungan Kecamatan Grogol Petamburan melaksanakan kerja bakti pasca kebakaran di Jalan Jelambar Madya Utara RT 11 RW 08, Kelurahan Jelambar, Selasa (22/9). Mereka membersihkan puing-puing bekas kebakaran.
Lurah Jelambar, Pradista Machdala mengatakan bahwa kegiatan kerja bakti dipimpin langsung oleh Camat Grogol Petamburan, Raditian Ramajaya dengan melibatkan sebanyak 150 petugas gabungan dari unsur kelurahan, satpol PP, BPBD, Sudis SDA, Bina Marga, Lingkungan Hidup, Gulkarmat, PPSU, TNI-Polri serta warga sekitar.
"Kerja bakti ini kami lakukan untuk membantu warga terdampak agar lingkungan kembali bersih dan aman. Kami kerahkan sekitar 150 personel gabungan untuk membersihkan sisa-sisa material bangunan yang terbakar," ujarnya.
Selain petugas, lanjut Pradista, kerja bakti juga melibatkan 4 unit kendaraan truk dari Sudis Lingkungan Hidup. Kendaraan ini dipakai untuk mengangkut puing-puing bekas kebakaran.
"Ada 4 truk dari LH untuk mengangkuti puing-puing seperti kayu arang, seng, dan reruntuhan material bangunan lainnya. Untuk membersihkan area tersebut, dibutuhkan waktu sekitar 3 hari," jelasnya.
Sementara itu, warga yang terdampak musibah kebakaran telah meninggalkan tenda pengungsian seiring berakhirnya masa tanggap darurat. Sebagian dari mereka tinggal di rumah kerabat keluarga, sebagian warga lainnya sewa rumah atau mengontrak.
Meski begitu, warga terdampak musibah kebakaran berharap adanya uluran tangan untuk membantu meringankan beban perekonomian.
"Kalau soal bantuan makanan dan logistik, sudah cukup. Namun, yang dibutuhkan mereka adalah bantuan material bangunan untuk membangun kembali rumah mereka, seperti pasir, semen, hebel, asbes, dan besi," tutur Lurah Pradista.
Selain kerja bakti, Camat Grogol Petamburan, Raditian Ramajaya memberikan secara simbolis dokumen kependudukan kepada warga yang terdampak.
"Oh, ya tadi pak camat memberikan secara simbolis sejumlah dokumen kependudukan kepada warga yang terdampak disela-sela apel persiapan kerja bakti," tukas Pradista.
Untuk warga terdampak lainnya, lanjut Pradista, pihaknya berkolaborasi dengan Sudis Dukcapil akan memberikan layanan dokumen kependudukan, seperti KTP, Kartu Keluarga (KK) dan lainnya.
"Pengurus RT diminta mendata warganya yang belum mengurus layanan dokumen kependudukan pasca kebakaran. Jadi RT yang mengkoordinir data kependudukan warganya. Setelah itu, data dikirim ke Sudis Dukcapil Jakbar," tambahnya. (why)





