Kunjungan wisatawan di kawasan Kota Tua, Taman Sari, Jakarta Barat selama libur dan cuti bersama Lebaran 2026 mengalami peningkatan dibanding tahun 2025.
“Tahun ini jumlah pengunjung lebih banyak dibandingkan tahun lalu,” ujar Pengelola Kota Tua, Denny Aputra, saat dikonfirmasi, Kamis (26/3).
Diungkapkan Denny, wisatawan yang datang bisa menikmati berbagai atraksi dan berbagai kegiatan di kawasan tersebut.
Dari data yang diperoleh dari pengelola Kota Tua, jumlah pengunjung pada H+2 Lebaran mencapai sekitar 19 ribu orang dan meningkat menjadi 23 ribu orang pada H+4.
“Pengunjung yang datang tidak hanya wisatawan domestik, tetapi juga wisatawan mancanegara. Selama musim Lebaran, jumlah wisatawan asing tercatat mencapai sekitar 800 orang per hari,” sebutnya.
Lebih lanjut dikatakan Denny, selama musim libur Lebaran, ribuan wisatawan memadati kawasan Kota Tua. Menurutnya, hiburan yang dihadirkan menjadi daya tarik wisatawan untuk mengunjungi kawasan bersejarah Kota Tua.
“Salah satunya pertunjukan lighting art yang menjadi daya tarik utama. Pertunjukan ini cukup diminati karena memberikan pengalaman visual yang berbeda, terutama saat malam hari,” ujar Denny.
Pada H+1 dan H+2 Lebaran, sambungnya, pengunjung juga disuguhkan penampilan musik keroncong yang mengajak warga bernyanyi bersama. Sementara pada H+3 hingga H+4, panggung hiburan diisi oleh band dari komunitas lokal.
“Beragam fasilitas lain juga tetap dibuka untuk umum, seperti museum, wahana rumah hantu, hingga area kuliner yang menjadi favorit pengunjung,” sebutnya.
Ia menambahkan, tidak ada aturan khusus bagi wisatawan yang datang selama libur Lebaran. Namun, untuk mengakomodir tingginya minat kunjungan pengelola menambah jam operasional hingga pukul 22.00 WIB. (Aji)





