Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan menertibkan terminal-terminal bayangan bus di Ibu Kota Jakarta.
Demikian saat menanggapi kondisi Terminal Kalideres yang masih terpantau sepi calon pemudik. Sementara, sejumlah terminal bayangan justru lebih ramai dan diminati penumpang.
"Sedangkan yang untuk terminal-terminal bayangan yang lebih ramai, maka itu adalah hal yang akan kami tertibkan. Kami meminta semuanya menggunakan terminal secara resmi," ujar Pramono Anung saat dikonfirmasi, Rabu (4/3).
Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta juga akan memastikan seluruh kegiatan mudik yang difasilitasi pemerintah menggunakan terminal dan moda transportasi resmi.
"Termasuk nanti yang akan mudik, termasuk Jakarta yang sudah memutuskan yang akan mudik 26.500, kami akan menggunakan transportasi atau pun terminal yang resmi," tukasnya.
Meski begitu, lanjut Pramono Anung, penggunaan tempat di luar terminal resmi dimungkinkan bisa dibuka bila ada persetujuan atau izin dari Pemprov DKI Jakarta.
"Kecuali yang mendapatkan persetujuan atau izin dari pemerintah DKI Jakarta, seperti Mohas. begitu. Itu bisa digunakan," ujar Pramono Anung.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengajak sejumlah mantan Gubernur DKI Jakarta untuk menyaksikan perayaan Cap Go Meh di Pancoran Chinatown Point Mall, Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, Selasa (3/3) sore.
Diketahu, mantan Gubernur DKI Jakarta yang hadir adalah Sutiyoso, Fauzi Bowo, Djarot Saiful Hidayat, Anies Baswedan, hingga Teguh Setyabudi. Perayaan Cap Go Meh juga dihadiri Wamen Ekonomi Kreatif, Irene Umar, Wamen PPPA Veronica Tan, Kapolda Metro Irjen Asep Edi Suheri, hingga putri Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid. (why)





