Pengurus Karang Taruna Kota Jakarta Barat menggelar Peringatan Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) ke-66 di Hutan Kota Srengseng, Sabtu (31/10).
Kegiatan bertema “Bersama, Berkarya, Berdaya untuk Negeri” ini menjadi momentum konsolidasi ratusan kader Karang Taruna dari tingkat kelurahan hingga kota.
Kegiatan dihadiri Sekretaris Kota Jakarta Barat Imron, Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna (MPKT) Jakarta Barat Yudha Permana, Kepala Suku Dinas Sosial Fajar Laksono, Ketua Karang Taruna Jakarta Barat Nuryadi, serta perwakilan pengurus Karang Taruna lainnya
Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna (MPKT) Jakarta Barat, Yudha Permana menyampaikan komitmennya memperjuangkan dana stimulus bagi Karang Taruna melalui pembahasan APBD 2027.
"Besaran yang diusulkan sekitar Rp2 juta hingga Rp2,5 juta per bulan untuk tingkat kecamatan dan Rp10 juta per bulan untuk tingkat kota," katanya.
Ia juga menargetkan revitalisasi seluruh Sekretariat Karang Taruna (SKKT) di DKI Jakarta dalam dua tahun ke depan, termasuk pemenuhan fasilitas penunjang organisasi.
"Kader Karang Taruna diharapkan aktif mengedukasi masyarakat tentang pola hidup sehat serta membantu mencegah kenakalan remaja dan tawuran antarpelajar," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Sudis Sosial Jakarta Barat, Fajar Laksono, menyampaikan bahwa sosialisasi program Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos) akan dilaksanakan di delapan kecamatan pada 2–11 November 2026.
"Program ini melibatkan masyarakat dan pemuda dalam membantu verifikasi ketepatan sasaran penerima bantuan sosial secara digital," ujarnya.
Sekko Jakarta Barat, Imron mengapresiasi peran Karang Taruna yang selama ini menjadi salah satu pilar sosial dalam menjaga kesetiakawanan dan membantu menyelesaikan persoalan masyarakat.
"Kami berharap Karang Taruna terus menghadirkan program nyata, mulai dari penanganan masalah sosial, pemberdayaan ekonomi kreatif, pencegahan kenakalan remaja hingga menjaga kebersihan lingkungan," pungkasnya. (Yan)





