Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat mematangkan persiapan pelaksanaan Jakarta Penuh Warna Edisi 3 yang akan digelar bersamaan dengan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) pada Minggu (11/10).
Persiapan tersebut dibahas dalam audiensi bersama Dinas Kebudayaan DKI Jakarta yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Blok A Lantai 2, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin (5/10).
Audiensi dihadiri Kepala Bidang Pemanfaatan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Faksi Hamadi, dan Kepala Bagian Perekonomian Kota Administrasi Jakarta Barat, Budi Santoso. Dalam pertemuan tersebut dibahas konsep kegiatan yang memadukan parade, hiburan rakyat, serta pengenalan objek pemajuan kebudayaan kepada masyarakat.
Kepala Bidang Pemanfaatan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Faksi Hamadi, mengatakan masyarakat juga akan dilibatkan melalui lomba fotografi menggunakan telepon seluler. Lomba tersebut terbuka bagi masyarakat yang berada di sekitar lokasi HBKB.
“Ada juga lomba fotografi masyarakat yang di sekitaran HBKB, cukup menggunakan HP saja. Jadi setiap masyarakat, siapa pun sebenarnya bisa ikut lomba ini,” ujar Faksi.
Selain lomba fotografi, Jakarta Penuh Warna Edisi 3 akan menghadirkan panggung utama dan hiburan rakyat dengan penampilan Raim Laode. Parade juga disiapkan dengan rute yang menyesuaikan kondisi lapangan dan akan mendapat pengawalan dari unsur terkait.
Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Kota Administrasi Jakarta Barat, Budi Santoso menekankan pentingnya koordinasi antarperangkat daerah untuk memastikan kegiatan berjalan beriringan dengan pelaksanaan HBKB. Sejumlah aspek yang menjadi perhatian meliputi penempatan tenda dan panggung, rute parade, pengamanan, serta pengaturan arus lalu lintas.
“Ibu Wali Kota berharap bisa dilaksanakan juga deklarasi pemilahan sampah dari Dasawisma dan Tim Penggerak PKK,” ujar Budi.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkot Jakarta Barat dan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta berharap Jakarta Penuh Warna Edisi 3 tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan dan mendekatkan kebudayaan kepada warga Jakarta Barat. (Hfz)





