Sebanyak 90 anggota perwakilan 10 organisasi kemasyarakatan (Ormas) mengikuti sosialisasi peningkatan, pencegahan, penanggulangan dan penyalahgunaan narkotika di Jakarta Barat, yang berlangsung di Ruang Ali Sadikin, kantor Wali Kota Jakarta Barat, Kamis (24/9).
Sosialisasi diisi dengan penyampaian materi dari sejumlah narasumber dari BNNP DKI Jakarta, Reinhard Manalu dan pakar psikologi, Muhammad Rizky.
Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Ali Murtadho, mengatakan pencegahan, peredaran, hingga pada penanggulangan narkotika tidak bisa dilakukan secara parsial, mengandalkan pihak kepolisian, BNN atau pemerintah daerah. Upaya itu harus dilakukan secara komprehensif.
"Komprehensif itu artinya juga melibatkan unsur kelembagaan masyarakat, bahkan sampai pada individual. Sehingga peredaran narkotika di Jakarta Barat itu bisa kita eliminir," tukasnya.
Oleh sebab itu, lanjut Aldo, dibutuhkan pilar-pilar yang mampu jalankan peran preventif dengan melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Kegiatan dengan penyiapan pilar itu juga harus dilakukan konsisten dan berkelanjutan agar bisa efektif.
"Salah satu penguatan dan penyiapan pilar itu diantaranya melalui seminar yang digelar hari ini sebagai bentuk edukasi kepada anggota Ormas," ujarnya.
Ia berharap, edukasi yang berkelanjutan akan membangun kepercayaan di tengah masyarakat sehingga penyalahgunaan dan peredaran narkotika di Jakarta Barat bisa ditangkal.
Selain itu, Ali menyampaikan bahwa Pemkot Jakarta Barat akan memperkuat edukasi terkait bahaya penyalahgunaan narkotika jenis tramadol sehingga lingkungan sekitar dan keluarga bisa menjadi kontrol sosial melakukan upaya preventif serta penangkalan.
"Mudah-mudahan kalau itu semua level kita perkuat, akan bisa meminimalisir peredaran narkotika di Jakarta Barat," tegasnya.
Kepala Seksi Bidang Keormasan Suku Badan Kesbangpol Jakarta Barat, Zakiyah Nur mengatakan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan peran masyarakat dan elemen organisasi masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan, peredaran, maupun penyalahgunaan narkotika. Sehingga peran fungsi masyarakat dalam upaya pencegahan, peredaran, penanggulangan, dan penyalahgunaan narkotika, bisa dioptimalkan.
"Kegiatan yang melibatkan 90 anggota perwakilan dari 10 organisasi masyarakat ini diisi dengan penyampaian materi atau paparan dari dua orang narasumber yakni Reinhardt Manalu dari perwakilan BNNP, dan Rizky Muhardiyanto dari BST dengan moderator Izzudin," tandasnya. (why)





