Sebanyak 50 orang pengurus dan kader PKK Jakarta Barat mengikuti kegiatan Sosialisasi Deteksi Dini Kanker Payudara, pemeriksaan payudara klinis (Sadanis) dan Pemeriksaan Mamografi, di Ruang Wijaya Kusuma, Kantor Wali Kota, Kamis (6/8).
Dibuka Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah, kegiatan diinisiasi Sudis Kesehatan (Sudiskes) Jakbar bersama Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) dan RS Kanker Dharmais tersebut juga disiapkan satu unit mobil mamografi, di halaman parkir timur kantor Wali Kota Jakbar, tepatnya depan Walkot Farm. Hadir Adkesra Jakbar Depika Romadi, Ketua III Bidang Penguatan Ketahanan Keluarga TP PKK Jakbar, Ewa Octarina Imron dan pengurus PKK lainnya.
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, mengatakan pihaknya mengucapkan terima kasih dan juga mengapresiasi kegiatan tersebut.
“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada YKPI dan RS Kanker Dharmais yang telah ikut berkontribusi dalam melakukan pencegahan kejadian kanker payudara sedini mungkin,” ujarnya.
Iin juga mengajak seluruh perempuan yang memenuhi criteria pemeriksaan untuk memanfaatkan kesemptan skrining mamografi ini dengan sebaik-baiknya. Pemeriksaan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan diri sendiri utamanya dan keluarga serta lingkungan sekitar.
“Apalagi kegiatan dua hari ini juga menyertakan kader PKK sebagai sasaran, sebagai bentuk perhatian kepada kelompok yang sering membantu orang lain namun kadang lupa dengan kebutuhannya sendiri. Saya berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini kanker payudara,” pungkas Iin.
Di tempat yang sama, Kepala Seksi Kesmas Sudiskes Jakbar, Septy ZK, mengatakan kegiatan yang digelar dua hari tersebut juga dilaksanakan di wilayah kota lainnya di DKI Jakarta. Untuk hari ini Kamis (6/8) pesertanya dari unsur PKK dan Jumat (7/8) besok dari kalangan ASN.
“Pelaksanaannya dua hari. Jadi, hari ini 50 orang kader, besok 50 ASN,” sebutnya.
Setelah sosialisasi peserta langsung mengikuti pemeriksaan yang diawali dengan tekanan darah, gula dan dilanjutkan Sadanis oleh tim nakes RS Kanker Dharmais di dalam Ruangan Wijaya Kusuma. Di ruangan itu juga disiapkan tempat untuk pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat), kanker serviks atau leher rahim.
“Jadi ada IVA juga, untuk deteksi dini kanker servik, kanker leher rahim. Kita sekaligus, jika ibu-ibu sekalian berkeinginan untuk sekaligus memeriksakan deteksi dini kanker leher rahimnya. Baru nanti setelah itu akan dilakukan pemeriksaan mamografi yang sudah disediakan mobilnya di depan Walkot Farm. Jadi simultan, berkelanjutan untuk pemeriksaannya,” jelas Septy.
Diharapkan, lanjut Septi, nantinya para peserta dapat menyebarluaskan informasi yang telah diperoleh.
“Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan deteksi dini kanker ini bisa meningkatkan kesadaran para kader. Nanti juga bisa disebarluaskan ke masyarakat, untuk deteksi dini kanker payudara dan kanker leher rahim juga bisa dilakukan di puskesmas wilayah domisilinya masing masing,” pungkasnya. (Aji)





