Sebanyak 38,5 kilogram caisim dan beragam komoditas pangan yang lainnya di panen dari area urban farming di Kelurahan Kembangan Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (27/10).
Lurah Kembangan Selatan, Junaidi, mengatakan panen ini menjadi upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan di kawasan perkotaan.
Diketahui, panen kali ini menghasilkan sebanyak 38,5 kilogram caisim, 0,5 kilogram cabai, 11 kilogram timun suri, dua buah terong, serta lima kilogram ikan nila.
Menurutnya, hasil tersebut menunjukkan bahwa urban farming tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk budidaya sayuran, tetapi juga untuk menghasilkan komoditas pangan lainnya.
“Hasil panen selanjutnya dijual kepada masyarakat sekitar dan sebagian diolah untuk dikonsumsi,” ujar Junaidi sesuai keterangan yang diterima.
Ia menambahkan, kegiatan pertanian perkotaan dapat meningkatkan ketersediaan bahan pangan segar sekaligus mendorong masyarakat memanfaatkan lahan yang tersedia secara produktif.
"Di tengah keterbatasan lahan perkotaan, urban farming juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai budidaya tanaman, pemanfaatan lahan, dan pola konsumsi pangan yang lebih mandiri," tuturnya. (Kontri)





