Sebanyak 26 Kilogram sayur kangkung dipanen dari metode urban farming pada area Rooftop gedung lantai 2 kantor Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, Jumat (30/1).
Menurut Camat Taman Sari, Simson Hutagalung, program ini merupakan panen pertama pada 2026 bersama PKK dan Satple KPKP Taman Sari. Untuk urban farming yang ditanam jenisnya yaitu bayam, caisim, labu madu, tomat, jeruk nipis dan cabai. Selain itu, terdapat juga kolam gizi berisi ikan nila.
"Sayuran baru disemai belum waktunya dipanen, yang siap dipanen baru sayur kangkung sebanyak 26 kilogram," katanya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Taman Sari, Tri Angelina mengatakan, sebelumnya lokasi tersebut ditanami berbagai jenis tanaman sayuran dan toga serta kolam gizi. Untuk sayuran kangkung sebanyak 26 Kilogram di taman hatinya PKK Taman Sari.
"Kami berharap ke depannya akan lebih banyak lagi yang dipanen, nantinya bisa diterapkan di pekarangan rumah bagi para kader serta ASN dan PJLP Taman Sari," imbuhnya.
Ditambahkan Tri Angelina, hasil panen dibagikan kepada para ASN, PJLP dan Kader PKK Kecamatan Taman Sari. Diharpkan ke depannya hasil panen akan dijual untuk pemasukan Kas PKK untuk digunakan lagi membeli bibit tanaman dan pupuknya.
"Diharapkan kader PKK, kelompok tani (Poktan), dasawisma, dapat membudidayakan lahan untuk tanaman yang produktif dan hidroponik. Sehingga bisa memenuhi kebutuhan keluarga dan mendukung ketahanan pangan keluarga,” pungkasnya.
Pada kesepatan panen, hadir Camat Taman Sari, Simson Hutagalung, Sekcam, Ian Imanuddin, Kasatpel KPKP, Nurmis, Kasie Ekbang, Dimas Satwika dan bersama jajaran PKK Taman Sari lainnya. (Kontri)





