Kantor WALIKOTA JAKARTA BARAT Tempat Kami Menumpahkan Segenap Pikiran & Tenaga Demi Kesejahteran Masyarakat

DETAIL BERITA

Kota Administrasi Jakarta Barat

Pemkot Jakbar Tanggulangi Banjir pada Sejumlah Wilayah Rawan

Pembangunan Senin, 25 Maret 2024 - 15:45  108 Reporter : Wahyu CP Edited By Izzudin

Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto

Pembangunan

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat melakukan berbagai upaya dalam menanggulangi banjir pada sejumlah titik rawan banjir di Jakarta Barat. Titik rawan banjir berada di wilayah Semanan, Rawa Buaya, Kembangan Selatan dan Kembangan Utara, serta Tegal Alur. 

"Kami telah berupaya terkait penanggulangan banjir. Penanggulangan banjir di kawasan Semanan dengan membangun Waduk Aseni yang sempat terkendala masalah lahan milik pengembang. Alhamdulillah, berkat support dari gubernur dan DPRD, semua itu telah diproses di Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan. Mudah-mudahan pembangunan Waduk Aseni bisa segera dituntaskan. Karena ini akan membantu proses penanganan banjir di Semanan dan Rawa Buaya," tutur Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto saat memberikan paparan dihadapan Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, pada kegiatan Musrenbang tingkat Kota Jakbar Tahun 2024 untuk RKPD Tahun 2025, Senin (25/3). 

Selain itu, dikatakan Uus, upaya penanggulangan banjir lainnya berada di lintasan Kali Pesanggrahan, Kembangan Selatan, Kecamatan Kembangan. 

"Ini juga telah ditindaklanjuti dengan melakukan pelebaran kali yang disesuaikan dengan trase kali yang sudah ada. Banjir akibat luapan Kali Pesanggrahan berdampak pada sejumlah permukiman di Kedoya Selatan," tuturnya.

Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta telah memulai pembangunan sheetpile pada tahun 2023. Namun, pembangunannya baru sampai di wilayah Kedoya, tepatnya dekat Metro TV. Selanjutnya akan dilanjutkan sampai ujung kali Pesanggrahan di wilayah Kedoya Utara. 

Dijelaskan Uus, penanganan banjir berikutnya berada di Kembangan Utara dan Rawa Buaya yang dilintasi Anak Kali Angke.

"Permasalahan timbul karena masih ada sheet file yang tertinggal sehingga terjadi kebocoran. Namun sheet file anak kali Angke belum sampe wilayah Rawa Buaya, Sehingga saat musim penghujan,  permukiman warga Rawa Buaya akan kebanjiran," tuturnya, 

Sementara penanganan banjir di wilayah Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto mengatakan bahwa banjir yang dialami warga Tegal Alur itu disebabkan akibat belum di sheetpile Kali Semongol dan belum terbangunnya Waduk Kamal Muara.

Di sisi lain, ditambahkan Uus infrastruktur penanganan banjir di wilayah Tangerang lebih baik. Karena Tangerang memiliki Stasiun pompa air Banjir Cisadane Timur (BCT).

"Jadi saat debit tinggi di Tangerang, pompa dibuka maka alirannya masuk ke Kali Semongol. Siap-siap saja warga yang tinggal di bantaran Kali Semongol yang belum diturap akhirnya terendaam. Upaya kami adalah normalisasi kali Semongol dan Waduk Kamal Muara," tambahnya. (why) 

 




BERITA TERBARU
...    
...    
...    
...    
...    
FASILITAS
  
Pendidikan

  
Kesehatan



  
Olah Raga


GOVERNMENT PUBLIC RELATION (GPR)
INFOGRAFIS