Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah mengapresiasi Masjid Assa’adah, Kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan, yang telah menerapkan pemilahan dan pengolahan sampah sebagai bagian dari implementasi Instruksi Gubernur (Ingub) DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026.
Demikian Apresiasi disampaikan saat menghadiri penilaian Lomba Binaul Masjid (LBM) tingkat Provinsi DKI Jakarta 2026 di Masjid Assa’adah, Jalan Manunggal No. 28, RT 05/RW 01, Meruya Selatan, Kembangan, Senin (28/9).
“Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat menyampaikan apresiasi dan menyambut baik terselenggaranya Lomba Binaul Masjid yang diprakarsai oleh Dewan Masjid Indonesia,” ujar Iin.
Menurut Iin, penerapan pemilahan sampah di lingkungan masjid menjadi contoh baik yang dapat diikuti masjid lainnya di Jakarta Barat. Sampah dari berbagai kegiatan masjid dipilah dan diolah secara internal sebelum dikoordinasikan untuk pengangkutan.
“Satu lagi yang menarik di sini, Masjid Assa’adah sudah melakukan gerakan pilah sampah. Ini yang sedang kita dorong. Dengan Ingub Nomor 5 Tahun 2026, semua entitas wajib memilah dan mengolah sampah,” katanya.
Ia menambahkan, pengelolaan sampah yang telah dilakukan secara internal selanjutnya dapat dikoordinasikan dengan Sudis Lingkungan Hidup maupun pihak kelurahan untuk proses pengangkutan.
“Sampah yang ada di dalam masjid, yang di kegiatan suka ada masalah sampah, ini sudah dilakukan dengan pemilahan dan pengolahan secara internal masjid. Nanti untuk pengangkutannya tinggal berkoordinasi dengan LH maupun dengan kelurahan,” jelasnya.
Selain pengelolaan sampah, Iin mengapresiasi Masjid Assa’adah yang telah menerapkan konsep ramah anak dan lansia. Menurutnya, sarana ibadah juga perlu memberikan ruang yang aman dan nyaman bagi seluruh kelompok masyarakat.
““Kenapa saya hadirkan Kasudin PPAPP Jakarta Barat?, karena semua masjid termasuk salah satu sarana ibadah yang harus ramah anak dan ramah lansia. Di sini sudah menjadi masjid ramah anak dan ramah lansia,” pungkasnya. (Aji)





