Kelurahan Jelambar Kecamtana Grogol Petamburan memperpanjang masa tanggap darurat bencana kebakaran di Jalan Jelambar Madya Utara, RT 11 RW 08 Jelambar. Masa tanggap darurat diperpanjang hingga akhir pekan ini.
Lurah Jelambar, Pradista Machdala Putra menuturkan, sejak hunian dilanda musibah kebakaran pada Senin (14/9) lalu, sekitar 160 jiwa mengungsi sementara di tenda pengungsian, di halaman Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ar Ridha, yang berdekatan dengan lokasi kebakaran.
"Kami perpanjang masa tanggap darurat, yang awalnya berakhir Rabu (16/9), diperpanjang hingga akhir pekan. Perpanjangan itu dilatarbelakangi kesiapan para penyintas kebakaran belum memiliki lokasi alternatif tempat tinggal," ujarnya, saat dikonfirmasi, Rabu (16/9).
Dilanjutkan Pradista, selama masa tanggap darurat, para penyintas kebakaran telah mendapatkan berbagai bantuan, baik bantuan kebutuhan dasar hingga makanan siap saji.
"Alhamdulillah bantuan pasca kebarakan terus mengalir. Bahkan Wakil Presiden RI juga menyalurkan bantuan," tuturnya, Rabu (16/9).
Pradista menjelaskan, bantuan dari Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka berupa 40 paket sembako berisi beras, gula, dan minyak goreng, 50 paket perlengkapan sekolah, serta 40 selimut.
Sebelumnya, bantuan diberikan oleh Sudis Sosial dan PMI Jakarta Barat. Sudis sosial telah mendistribusikan berbagai bantuan seperti bantuan natura, peralatan kebersihan hingga makanan siap saji. Sementara PMI Jakarta Barat menyiapkan paket makanan pada sore hari dan kebutuhan dasar lainnya.
Pihaknya memastikan bahwa dukungan dan bantuan logistik, pangan dan sandang untuk para penyintas kebakaran telah memadai. Meski begitu, pihaknya masih menerima uluran tangan memberikan bantuan material bangunan untuk mendirikan kembali hunian mereka.
Diketahui, sebelumnya peristiwa kebakaran yang terjadi pada Senin (14/9) kemarin, mengakibatkan 40 Kepala Keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal. Mereka terpaksa mengungsi di tenda pengungsian BPBD yang didirikan di halaman Madrasah Ar Ridha.(why)





