Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat akan mengembangkan TPS 3R Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan, menjadi TPS 3R percontohan. Mulai 1 Oktober 2026, TPS tersebut tidak lagi menerima sampah yang masih tercampur atau belum dipilah.
Hal itu disampaikan Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah melalui Kepala Bagian Pembangunan dan Lingkungan Hidup (PLH) Setko Jakarta Barat, Harmawan Susetiyana, saat bertemu 28 ketua RW dari empat kelurahan Kecamatan Kembangan, di Ruang Paseban Betawi Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Rabu (16/9).
"Terkait pengembangan TPS 3R menjadi TPS 3R percontohan, tentunya melibatkan banyak pihak. Salah satu diantaranya, ketua RW," ujarnya.
Dikatakan Harmawan, peran ketua RW menjadi kunci keberhasilan program pemilahan sampah dari sumbernya. Tanpa dukungan di tingkat lingkungan, target menjadikan TPS 3R percontohan tidak akan maksimal.
"Kami telah memiliki rencana pengembangan TPS 3R percontohan, hingga komitmen bersama tidak lagi menerima sampah yang tidak dipilah pada 1 Oktober 2026," tukasnya.
Dengan penerapan aturan baru tersebut, lanjut Harmawan, 28 RW dari empat wilayah kelurahan di Kecamatan Kembangan, yang diundang pada kegiatan ini mulai membiasakan diri memilah sampah dari sumbernya sebelum dikirim ke TPS 3R Meruya Selatan.
"Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Jakarta Barat, mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPST Bantargebang, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah berkelanjutan," jelasnya.
Ia berharap, setelah pertemuan ini, para ketua RW bergerak melakukan edukasi kepada masyarakat serta para petugas gerobak sampah terkait TPS 3R percontohan Meruya Selatan, termasuk komitmen tidak akan menerima sampah yang masih tercampur atau belum dipilah, mulai 1 Oktober 2026.
Di tempat yang sama, Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Barat, Aldi Jansen mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi para petugas gerobak sampah lingkup RW yang melakukan aktivitas proses pengangkutan sampah di TPS 3R Meruya Selatan.
"Kami sudah identifikasi awal bahwa di TPS 3R Meruya Selatan, ada 28 lingkungan RW yang terlayani oleh TPS 3R Meruya Selatan. 28 RW itu sudah kami identifikasi dan sudah kami sebutkan, yang pada kesempatan ini kita undang," tukasnya.
Kegiatan silaturahmi dalam pelaksanaan pemilahan dan pengolahan serta pengangkutan sampah terjadwal ke TPS 3R Percontohan Meruya Selatan dihadiri Camat Kembangan, M Fahmi Karsawijaya, Lurah Joglo Rizky Denni Ananda, Lurah Srengseng, Tariswan, Lurah Meruya Selatan, Muhammad Maizar, dan Lurah Meruya Utara, Agustiawan. (why)






