Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Barat melaksanakan penanaman 10 pohon tebebuya dan 100 tanaman pretty pink di Taman Marzuki, RT 05 RW 03 Kelurahan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (9/1).
Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Barat, Dirja Kusuma menuturkan bahwa pihaknya rutin melaksanakan program Jumat Menanam dalam rangka meningkatkan kualitas udara sekaligus mengurangi dampak perubahan iklim.
"Selain itu menjaga lingkungan tetap asri dan sehat bagi masa depan," ujarnya.
Dijelaskan Dirja, kegiatan yang dilaksanakan setiap Jumat pagi, ini difokuskan pada area/lahan aset Pemprov DKI Jakarta, yang masih kosong untuk ditanami.
"Kami melibatkan satpel dan PJLP Tamhut, kami menanam pohon di Taman Marzuki Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Pohon yang ditanam sebanyak 10 tabebuya pink," ujarnya.
Pohon tabebuya pink, lanjut Dirja Kusuma, ditanam karena memiliki banyak manfaat. Selain sebagai peneduh, pohon ini juga bisa mempercantik taman. Karena memiliki bunga warna pink mirip dengan bunga sakura di Jepang.
"Kami tanam tabebuya setinggi 2-3 meter dengan jarak tanam sekira 4-5 meter. Tanaman ini berbunga saat musim kemarau. Biasanya, mekar pada bulan September-Januari. Puncaknya, antara Juli dan Agustus," ujarnya.
Selain menanam tabebuya pink, Sudis Tamhut Jakarta Barat juga menanam ratusan tanaman hias jenis pretty pink di lokasi yang sama. Sesuai namanya, tanaman ini untuk memperindah estetika dengan corak daun yang unik (hijau, putih, pink).
Dirja menambahkan, untuk perawatannya agar tumbuh dengan maksimal, dirinya meminta petugas taman dan Satpel Tamhut Kebon Jeruk agar rutin melakukan pengawasan, perawatan dan lainnya.
"Kami juga mengimbau kepada warga yang berkunjung ke taman untuk membantu menjaga keindahan taman, minimal dengan tidak membuang sampah sembarangan atau mencabut tanaman di sini," pungkasnya. (why)





