Suku Dinas Sosial Jakarta Barat menindaklanjuti informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan pelibatan anak untuk meminta uang kepada wisatawan di kawasan Glodok, Kecamtan Taman Sari.
Kepala Sudis Sosial Jakarta Barat, Fajar Laksono, mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan aparat kewilayahan, termasuk pengurus RT dan RW, untuk menelusuri kondisi anak dan keluarganya.
“Apabila ditemukan anak yang membutuhkan perlindungan dan pendampingan sosial, akan dilakukan asesmen terhadap kondisi sosial, ekonomi, serta lingkungan keluarga guna menentukan bentuk penanganan yang tepat, dengan mengutamakan perlindungan hak anak,” jelas Fajar saat dikonfirmasi, Jumat (23/10).
Menurut Fajar, pihaknya juga akan memberikan edukasi dan pendampingan kepada keluarga agar tidak melibatkan anak dalam aktivitas yang berpotensi mengganggu pemenuhan hak dan keselamatan anak.
Sebelumnya, pada Kamis (22/10/2026) malam, Sudis Sosial Jakarta Barat bersama unsur terkait melakukan penjangkauan dan penyisiran penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di sekitar gerbang Chinatown dan Wihara Dharma Bakti, Jalan Kemenangan III, RT 003/RW 002, Kelurahan Glodok, Kecamatan Taman Sari.
“Hasil penjangkauan dan penyisiran PMKS terpantau kondusif, nihil dari PMKS,” ujar Fajar. (Aji)




