Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat berkolaborasi dengan Polsatwa Korsabhara Baharkam Polri menggelar sterilisasi terhadap 200 ekor kucing jantan lokal di Tempat Promosi Hasil Perikanan (TPHP) Cengkareng, Jalan Cendrawasih I, Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, Selasa (27/10).
Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Barat, Bety Rohmawati, mengatakan kegiatan sterilisasi tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan dengan metode jemput bola di delapan kecamatan di Jakarta Barat.
“Kegiatan sterilisasi ini merupakan salah satu upaya untuk mengendalikan populasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan kucing,” ujarnya.
Bety menjelaskan, pelaksanaan di wilayah Cengkareng merupakan kegiatan sterilisasi kucing jantan yang ketujuh sepanjang 2026. Kegiatan terakhir tahun ini direncanakan berlangsung pada November mendatang di Kantor Kecamatan Kebon Jeruk.
Menurutnya, Sudis KPKP Jakarta Barat menargetkan sterilisasi terhadap 2.200 ekor kucing jantan sepanjang 2026. Hingga Januari-Oktober 2026, tercatat sebanyak 1.788 ekor kucing telah disterilisasi melalui program kolaborasi jemput bola dan swakelola tipe 3.
“Jumlah tersebut belum termasuk pelaksanaan hari ini dan kegiatan terakhir pada November. Kami optimistis target dapat tercapai,” katanya.
Sementara itu, Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudis KPKP Jakarta Barat, Tanti, menjelaskan bahwa warga yang ingin mengikuti program sterilisasi harus memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya memiliki KTP DKI Jakarta dan membawa kucing dalam kondisi sehat.
Pemilik juga diwajibkan membawa kucing menggunakan kandang serta memastikan hewan tersebut telah dipuasakan minimal delapan jam sebelum tindakan sterilisasi. Setiap pemilik dapat mendaftarkan maksimal tiga ekor kucing.
“Total hari ini ada 200 ekor kucing yang disterilisasi. Bagi kucing yang belum mendapatkan vaksinasi, kami juga memberikan vaksin rabies,” ungkapnya.
Tanti menambahkan, sterilisasi kucing jantan bertujuan mengendalikan populasi, mengurangi perilaku agresif dan kebiasaan spraying atau menandai wilayah dengan urine, serta membantu mencegah penyakit tertentu. (why)





