Suku Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Jakarta Barat memberikan edukasi internet sehat dan bahaya judi online kepada 108 siswa SMKN 60, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (15/9).
Kegiatan tersebut digelar untuk meningkatkan literasi digital sekaligus membekali pelajar agar mampu menggunakan internet secara sehat, aman, dan bijak serta terhindar dari pengaruh negatif judi online.
Kepala Seksi Astik Sudin Kominfotik Jakarta Barat, Nur Izzuddin, mengatakan edukasi tersebut penting untuk membantu siswa mengenali risiko dan dampak judi online.
“Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan mampu mengenali dan menghindari judi online serta dapat memberikan dampak positif ke lingkungan sekitar mereka,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Sementara itu, pembina OSIS SMKN 60 Jakarta Barat, Iswandi, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, pelajar merupakan kelompok yang rentan terpapar berbagai pengaruh negatif di ruang digital.
“Di usia mereka yang masih remaja ini sangat rawan terpapar judi online. Mereka harus tahu apa yang harus dihindari agar terbebas dari ancaman tersebut,” katanya.
Di sisi lain, siswi kelas 10 Kuliner 2 SMKN 60 Jakarta, Dynda Khalillah Wulandari, mengaku mendapat pemahaman baru mengenai dampak judi online terhadap pendidikan, kehidupan sosial, dan masa depan.
“Ini menjadi pembelajaran yang baik buat kita semua dan edukasi sebagai pelajar agar tidak terpengaruh dan terkena dampak judi online,” ucapnya.
Hal senada disampaikan oleh Rania Alysya Putri, siswi kelas 10 PH 2 SMKN 60 Jakarta. Ia mengapresiasi edukasi ini sebagai langkah preventif agar para pelajar tidak terjerat perbuatan yang merugikan tersebut.
"Menurut saya ini menjadi pembelajaran yang baik buat kita semua, dan sebagai edukasi kita sebagai pelajar agar tidak terpengaruh dan terkena dampak dari judi online," pungkasnya. (Yan)





