Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Jakarta Barat memperkuat peran keluarga dalam mendukung program pemerintah, khususnya pemilahan sampah dari sumbernya.
Demikian pesan tersebut disampaikan Ketua TP PKK sekaligus Ketua DWP Jakarta Barat, Eka Mawaddah Ali Murthadho dalam Pertemuan Rutin (Pertin) Gabungan dan Pelatihan Peningkatan Kapasitas yang digelar di Ruang Ali Sadikin, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin (5/10).
Ketua TP PKK sekaligus Ketua DWP Jakarta Barat, Eka Mawaddah Ali Murthadho, mengatakan sinergi seluruh pengurus PKK, DWP, hingga Dasawisma penting untuk menjalankan program pemberdayaan keluarga yang berdampak langsung kepada masyarakat.
“10 Program Pokok PKK akan terus kita jalankan dengan pendekatan keluarga yang berdampak langsung dan dirasakan oleh masyarakat,” ujar Eka.
Sementara itu, Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Jakarta Barat Depika Rohmadi mengajak para kader turut menyukseskan program Tuntas Sampah melalui edukasi pemilahan sampah di tingkat rumah tangga.
Menurut Depika, keluarga memiliki peran penting dalam membangun kebiasaan memilah sampah. Saat ini, capaian pemilahan sampah di Jakarta Barat berada di angka 34 persen dengan target mencapai 70 persen.
“Ibu-ibu merupakan representasi keluarga. Apabila pemilahan sampah di tingkat rumah tangga berjalan konsisten, Jakarta Barat bisa menjadi percontohan bagi wilayah lain,” kata Depika.
Selain pengarahan program, kegiatan juga diisi pelatihan peningkatan kapasitas sumber daya manusia untuk memperkuat kemampuan kader dalam menjalankan peran organisasi dan mendukung program pemberdayaan keluarga, dengan narasumber dari VSB Corporation (lembaga konsultan pengembangan SDM dan budaya organisasi), Muhammad Syauki dan Jaya Safrudin.
Melalui kegiatan tersebut, PKK dan DWP Jakarta Barat diharapkan dapat mendorong penguatan keluarga sekaligus membangun kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah. (Yan)





