Sekretaris Kota Jakarta Barat, Imron Sjahrin, menyambut kunjungan kerja 72 Praja Madya Fakultas Perlindungan Masyarakat Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Ruang Pola Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Rabu (23/9).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Studi Perspektif Mata Kuliah Praktikum Penyelenggaraan Ketenteraman dan Ketertiban Umum. Para praja didampingi perwakilan dosen IPDN, Helianus Rudianto, serta dihadiri Kepala Satpol PP Jakarta Barat, para kepala bagian, camat, dan lurah se-Jakarta Barat.
Sekko Jakarta Barat, Imron Sjahrin mengapresiasi kehadiran Praja Madya IPDN Angkatan 35 dan berpesan agar kesempatan praktik lapangan dimanfaatkan untuk memadukan teori yang diperoleh di kampus dengan kondisi nyata di masyarakat.
“Prinsipnya, apa yang sudah ditempa di kampus harus dipadukan dengan praktik langsung di lapangan. Jaga almamater, jaga nama baik keluarga, dan jaga nama baik institusi,” ujar Imron.
Imron juga mengingatkan para praja untuk menjaga integritas dan berhati-hati dalam bersikap di tengah era digitalisasi serta keterbukaan informasi melalui media sosial.
"Para aparatur pemerintahan masa depan dituntut untuk senantiasa berhati-hati dalam bersikap, bertindak, serta menjaga marwah diri dan institusi," katanya.
Sementara itu, perwakilan dosen IPDN, Helianus Rudianto mengatakan kegiatan studi perspektif menjadi bagian dari pembelajaran lapangan untuk memberikan pemahaman praktis dan keterampilan teknis kepada para praja.
"Disiplin ilmu ini mengemban disiplin fungsional, maka selain pengetahuan atau teori yang didapat di ruang kelas, mereka diharapkan mendapat perspektif atau pembekalan tentang hal praktis," ujar Helianus.
Dikethaui, sebanyak 72 praja IPDN angkatan 35 yang terbagi dalam empat kelas, H1 hingga H4, selanjutnya akan melaksanakan praktik lapangan di delapan kecamatan di Jakarta Barat. Kegiatan tersebut diharapkan memberikan pengalaman empiris sekaligus memperkuat kompetensi para praja sebelum mengabdi kepada masyarakat. (Wan)





