Satpol PP Jakarta Barat dan Jakarta Utara melakukan koordinasi untuk menangani maraknya aktivitas Pak Ogah di ruas Jalan Outer Ring Road Kamal, perbatasan Tegal Alur, Kalideres dan Kamal Muara, Penjaringan.
Kepala Seksi Operasional Satpol PP Jakarta Barat, Mohammad Dawud menerangkan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti laporan masyarakat terkait aktivitas Pak Ogah yang diduga melakukan Pungli dengan cara mengetok kaca sopir truk di ruas jalan tersebut.
"Kami sudah menindak dengan memberikan sanksi teguran terhadap sejumlah kelompok Pak Ogah di ruas jalan tersebut. Untuk selanjutnya, kami akan koordinasi dengan Satpol PP Jakarta Utara, karena lokasi atau titik aktivitas mereka berada di perbatasan wilayah antara Jakarta Barat dan Utara, paling jaraknya (perbatasan wilayah) sekitar 20 meter," tuturnya saat dikonfirmasi, Kamis (17/9).
Untuk penanganan selanjutnya, lanjut Dawud, Satpol PP Jakarta Barat dan Jakarta Utara akan berkolaborasi dengan Dinas Sosial. Mereka dilibatkan dalam kegiatan penertiban yang rencananya dilakukan pada pekan ini.
Ia berharap upaya yang akan dilakukan tersebut dapat memberikan efek jera. Sehingga tidak ada lagi aktivitas pengatur lalu lintas ilegal atau Pak Ogah di ruas jalan tersebut.
"Mudah-mudahan, ada efek jera buat mereka (pak ogah). Karena mereka yang ditertibkan akan menjalani pembinaan oleh dinas sosial DKI Jakarta di Panti sosial Kedoya," tambahnya.
Sebelumnya diinformasikan, aktivitas pengatur lalu lintas ilegal atau Pak Ogah dilakukan secara berkelompok. Setiap kelompok beranggotakan 8 Pak Ogah.
"Di situ ada enam kelompok. Tiga kelompok pertama, beraktivitas pada pagi hingga sore hari. Sementara tiga kelompok lainnya beraktivitas pada sore hingga malam hari. kami telah menindak tiga kelompok dengan memberikan teguran lisan. Bila tidak diindahkan, kami akan melakukan tindakan tegas," ujar Kasiops Satpol PP Jakarta Barat, Mohammad Dawud.
Dilanjutkan Dawud, sebagian besar Pak Ogah berasal dari lingkungan sekitar Jalan Outer Ring Road (JORR) Kalideres, tepatnya wilayah Kelurahan Tegal Alur. Usia mereka rata-rata antara 25-50 tahun.
Ia menambahkan, pihaknya mengerahkan tiga tim untuk mencegah dan mengantisipasi peristiwa itu terulang kembali. Satu tim beranggota enam petugas Satpol PP. Mereka menjalani tugas dari pagi hingga malam hari. (why)





