Penyemprotan water mist dilakukan untuk mereduksi paparan abu vulkanik di wilayah Kelurahan Grogol, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (9/9). Langkah ini dilakukan untuk mereduksi debu abu vulkanik pascaerupsi Gunung Anak Krakatau sekaligus mengantisipasi dampak kemarau panjang.
Wakil Camat Grogol Petamburan, RM Danang Pradana Putra, mengatakan langkah ini dilakukan untuk mereduksi debu abu vulkanik pascaerupsi Gunung Anak Krakatau sekaligus mengantisipasi dampak kemarau panjang.
Penyemprotan dimulai dari halaman Kantor Kecamatan Grogol Petamburan di Jalan Tanjung Duren Barat IV, kemudian menyusuri Jalan Tanjung Duren Raya, Jalan S. Parman, Jalan Kyai Tapa, hingga Tomang Raya. Tiga unit kendaraan dari BPBD, Gulkarmat, serta Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota dikerahkan untuk menjangkau ruas jalan utama dan kawasan permukiman.
Danang mengatakan, penyemprotan merupakan bentuk kolaborasi lintasinstansi untuk membantu masyarakat menghadapi dampak abu vulkanik dan kondisi kemarau.
“Pelaksanaan penyemprotan water mist dalam penanganan pascaerupsi Gunung Anak Krakatau dan kemarau panjang ini merupakan langkah yang sangat baik. Kolaborasi ini membantu masyarakat,” kata Danang sesuaim keterangan yang diterima.
Lebih lanjut Danang menjelaskan, penyemprotan dilakukan untuk membantu mengikat partikel debu sehingga dapat mengurangi dampaknya terhadap kualitas udara dan kesehatan masyarakat.
"Warga juga diimbau tetap waspada, menggunakan masker saat diperlukan, serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah setempat," pungkasnya. (kontri)





