Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Administrasi Jakarta Barat masa bakti 2026 hingga 2030 dikukuhkan, di Ruang Ali Sadikin, Kantor Wali Kota Jakbar, Kamis (30/7).
Disaksikan Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, pelantikan dan pengukuhan pengurus KONI Jakbar 2026-2030 oleh Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta, Hidayat Humaid, dihadiri Wakil Ketua DPRD DKI, Hj Rani Mauliani, anggota DPRD DKI, Hj Inad Luciawaty dan Hilda Kusuma Dewi, jajaran pelindung/unsur Forkopimko, dewan kehormatan-pembina KONI Jakbar, para pimpinan OPD Pemkot Jakbar dan lainnya.
Untuk diketahui, pengurus KONI Kota Jakarta Barat masa bakti 2026-2030 yang dilantik dan dikukuhkan adalah, Ketua Umum Agus Ramdani, Wakil Ketua 1 Adjie Mahaputra, Sekretaris Umum Dennis Pratama, Bendahara Bagza Pratama dan para ketua bidang.
Atas nama seluruh jajaran pengurus, Agus Ramdani menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan. “Amanah ini bukan sekadar jabatan, tetapi merupakan tanggung jawab besar untuk membawa olahraga Jakarta Barat semakin maju, berprestasi, dan membanggakan,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan Agus, kepengurusan KONI Jakarta Barat akan bergerak dengan semangat professional, transparan, dan berorientasi pada prestasi.
“Fokus utama organisasi adalah memperkuat pembinaan atlet usia dini. Meningkatkan kualitas pelatih, memperbanyak kompetisi serta membangun tata kelola olahraga yang modern,” jelas Agus.
“Kami menyadari bahwa prestasi olahraga tidak adapat dibangun sendiri. Prestasi lahir dari kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, sekolah, perguruan tinggi, masyarakat, media dan seluruh cabang olahraga,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, mengungkapkan pihaknya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus KONI Jakbar yang baru dilantik.
“Saya percaya amanah ini akan dijalankan dengan penuh dedikasi, integritas, profesionalisme, serta semangat pengabdian untuk memajukan olahraga di Jakarta Barat,” ujarnya.
Ditegaskan Iin, keberadaan KONI memiliki posisi yang sangat strategis sebagai wadah koordinasi pembinaan olahraga prestasi. KONI harus mampu menjadi penggerak, pemersatu, sekaligus katalisator bagi seluruh cabang olahraga agar mampu berkembang secara berkelanjutan.
“Saya berharap kepengurusan yang baru mampu menghadirkan tata kelola organisasi yang semakin modern, transparan, akuntabel, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta berorientasi pada prestasi,” tandasnya. (Aji)





