Pemkot Jakarta Barat mengapresiasi sekaligus akan mengevaluasi kegiatan pelatihan baking demo berkolaborasi dengan PT Jaya Fermex yang telah berlangsung di delapan wilayah kecamatan.
Hal itu disampaikan Kepala Bagian Perekonomian Setko Jakarta Barat, Budiono, usai membuka pelatihan baking demo di RPTRA Bambu Kuning (Baning)Jalan KS Tubun, RT 10 RW 01, Kelurahan Kota Bambu Selatan (KBS), Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (29/7).
Menurutnya, kegiatan pelatihan baking demo berlangsung baik dan lancar di delapan wilayah kecamatan. Para peserta yang sebagian besar pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan sejumlah suku dinas pengampu, terlihat antusias selama mengikuti pelatihan baking demo.
"Bahkan, ada salah satu wilayah kecamatan, yang seharusnya kuota disediakan 50 peserta, jumlah peserta yang hadir jauh melampui kuota. Dari situ, kita dapat melihat bahwa antusias masyarakat untuk mengikuti kegiatan ini cukup tinggi," ujarnya.
Meski begitu, Budiono menyampaikan ada sejumlah catatan yang akan menjadi bahan evaluasi kegiatan. Satu diantaranya, background peserta pelatihan tersebut.
"Peserta pelatihan cukup beragam. Ada yang sudah bergelut di bidang industri kue dan roti, namun ada juga yang benar-benar baru mulai belajar. Ini yang menjadi bahan evaluasi kami," ujar Budiono.
"Mungkin, mereka yang sudah berpengalaman di industri cake, materi yang diberikan dirasa belum mencapai tahapan yang menantang. Sebaliknya, bagi mereka yang baru merintis usaha, ilmu ini justru sangat bermanfaat," sambungnya.
Sementara itu, Lurah Kota Bambu Selatan (KBS), Fatihien Tajul Anwar, berharap kolaborasi ini tidak hanya sebatas pada pelatihan, tapi juga merambah pada bidang pemasaran. Tujuannya, agar ketahanan pangan dan perekonomian dapat terbentuk dari lini depan yakni keluarga.
Selain itu, ia mengusulkan kepada PT Jaya Fermex, agar membuat konsep pelatihan yang menghasilkan ciri khas tertentu, misalnya roti buaya dengan olahan khusus.
"Dengan begitu diharapkan, kewirausahaan ini memiliki nilai beda dari produk lainnya agar lebih menonjol dan menarik banyak konsumen," tambahnya. (why)





