Tiga Pilar Kecamatan Tambora selalu sinergi dan berkolaborasi melakukan langkah preventif dalam mencegah tawuran warga yaitu salah satu diantaranya menggelar rutin patroli cipta kondisi (Cipkon).
Demikian dijelaskan Camat Tambora, Pangestu Aji, saat menanggapi informasi di daily brief, Kamis, 30 Juli 2026, terkait unggahan video yang diduga terjadi peristiwa tawuran remaja, di wilayah Kelurahan Jembatan Besi, sekira pukul 03.00, dinihari.
Menurut Pangestu Aji, terlepas ada atau tidaknya peristiwa tersebut, namun pihaknya selalu bersinergi dan kolaborasi dengan unsur tiga pilar dalam penanganan masalah tawuran warga.
"Kami akan meningkatkan kegiatan-kegiatan preventif, seperti selalu rutin melaksanakan patroli cipta kondisi (Cipkon) bersama semua stakeholder, mulai dari unsur tiga pilar, LMK, FKDM, dan pengurus RT RW," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (30/7).
Selain patroli Cipkon, lanjut Pangestu Aji, pihaknya juga meminta kepada pengurus RW dan RT untuk menggiatkan Siskamling. Tujuannya, untuk menjaga keamanan lingkungan, mencegah kejahatan, serta mempererat tali silaturahmi antar warga.
"Khusus untuk anak-anak usia sekolah, kami akan mengaktifkan kegiatan jam belajar malam, usai Ba'da maghrib serta kegiatan-kegiatan kemasyarakatan lainnya," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Kecamatan Tambora, Deni Hadi Permana, menyangkal dan pihaknya memastikan bahwa informasi terkait tawuran remaja pada dinihari, pukul 03.00 WIB, di wilayah Jembatan Besi, tidak benar.
"Itukan (informasi) lewat media sosial. Kita nggak tau kapan terjadi, tadi pagi sudah koordinasi dengan kasatgas, juga nggak ada terkait informasi tawuran," ujarnya.
Meski begitu, Deni menyampaikan bahwa Satpol PP bersama unsur tiga pilar selalu berkoordinasi dalam melakukan berbagai kegiatan terkait keamanan, dan ketertiban lingkungan, diantaranya rutin melakukan patroli cipta kondisi setiap malam.
Tiga pilar Tambora juga rutin melaksanakan sosialisasi terkait pencegahan tawuran melalui pelaksanaan Participatory Urban Appraisal (PUA) pada 11 kelurahan di wilayah Kecamatan Tambora.
"Tadi pagi, kami lakukan PUA di Kelurahan Duri Utara, sebelumnya dilaksanakan di Tambora, Pekojan, dan Tanah Sereal. Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif masyarakat dan aparat untuk mengidentifikasi serta mitigasi gangguan ketertiban dan keamanan lingkungan. Salah satunya, sosialisasi pencegahan dan antisipasi tawuran," jelasnya. (why)





