Pengajian dan tahlilan hari ketujuh wafatnya Hj Huriah binti H Husin Hasbih, ibunda Sekretaris Kota (Sekko) Administrasi Jakarta Barat, Imron Sjahrin, berlangsung khidmat di kediaman almarhumah, kawasan Kompleks Taman Alfa Indah, Kelurahan Joglo, Kecamatan Kembangan, Senin (21/9) malam.
Kegiatan diisi dengan pembacaan tahlil, Surah Yasin, Barzanji atau Rawi, selawat Nabi, doa, serta tausiyah. Hadir Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah beserta jajaran, KH Mahfudz Assirun, para ulama dan kiai, ustaz, tokoh masyarakat, asisten, pimpinan OPD, camat, lurah, pengurus DWP dan PKK Jakarta Barat, serta warga sekitar.
Atas nama keluarga, Sekretaris Kota Jakarta Barat, Imron Sjahrin menyampaikan terima kasih kepada seluruh jamaah yang hadir dan memohon maaf atas segala kekhilafan almarhumah semasa hidup.
“Saya atas nama keluarga besar almarhumah Ibunda kami, Ibu Hj Huriah binti H Husin Hasbih, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh rekan-rekan sekalian. Ibunda kami wafat pada Selasa, 15 September yang lalu. Sampai dengan hari ketujuh, begitu banyak dukungan dan doa dari para kiai, guru, saudara, terutama para jamaah yang hadir pada hari ini,” ujar Imron.
Ia juga memohon kepada seluruh pihak untuk membuka pintu maaf apabila almarhumah pernah melakukan kesalahan dalam pergaulan maupun tutur kata.
“Kalau semasa hidupnya ibunda kami dalam berbicara dan bergaul dengan rekan-rekan, warga, terutama jamaah, ada kata-kata yang kurang berkenan atau sikap yang kurang baik, mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya,” ucapnya.
Imron turut menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah membantu proses pemakaman hingga pelaksanaan tahlilan hari ketujuh. Ia berharap seluruh kebaikan dan doa yang diberikan mendapat balasan pahala dari Allah SWT.
Sementara itu, Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, mengaku bersyukur dapat hadir dalam pengajian dan tahlilan tersebut. Ia mengenang almarhumah sebagai sosok yang tegar, kuat, dan selalu membawa keceriaan bagi orang di sekitarnya.
“Saya mengenal beliau secara langsung, belum terlalu lama, tetapi beberapa kali bertemu, Masya Allah. Ibunda adalah sosok yang tegar, kuat, dan selalu memberikan keceriaan kepada orang lain,” tutur Iin.
Menurut Iin, almarhumah juga memberikan kesan sebagai sosok ibu yang penuh kasih sayang kepada keluarga dan selalu kuat menghadapi berbagai keadaan demi kebahagiaan anak-anaknya.
Iin menambahkan, semasa hidupnya almarhumah masih sempat menggelar kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Hal tersebut dinilainya menjadi teladan bagi keluarga dan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat, sekali lagi kita sama-sama mendoakan almarhumah ibunda, semoga diberikan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT,” pungkasnya. (Aji)






