Rombongan monitoring dipimpin oleh Sekretariat Kota Jakarta Barat bersama Kepala Bagian Pemerintahan Kota Jakarta Barat, Camat Kecamatan Kembangan, dan Lurah Kelurahan Srengseng beserta jajaran. Tim juga melibatkan Kepala Subkel di Bagian PLH, perwakilan Suku Dinas teknis, serta pelaksana Bagian Pemerintahan. Kunjungan dimulai di Hutan Kota Srengseng dan berlanjut ke sejumlah lokasi strategis yang menjadi lokus penilaian.
Selama kunjungan, tim memeriksa kesiapan fasilitas umum, pengelolaan taman, galeri batik, kelas berkebun, serta bank sampah yang menunjukkan inisiatif pemberdayaan warga. Rangkaian lokasi yang dikunjungi antara lain Balai Warga RW 06, Jalan Bambu 2, Taman Penataan Kawasan RW 06, Taman Srengseng Bersinergi, Galeri Batik Gobang Klasik, Kelas Berkebun Taladu, Bank Sampah Bumi Lestari, dan Gang Hijau. Pemeriksaan difokuskan pada aspek kebersihan, kenyamanan, estetika, serta integrasi program berbasis komunitas.
“Kami melakukan koordinasi intensif dengan camat dan lurah di lokus penilaian untuk memastikan semua titik siap dan aspek inovasi serta literasi digital diperkuat,” ujar Sekretariat Kota Jakarta Barat, Imron, usai kegiatan monitoring. Pernyataan itu menegaskan komitmen penyelenggaraan yang berorientasi pada kelestarian lingkungan dan pemberdayaan warga.





