Pembahasan tersebut berlangsung dalam audiensi yang dipimpin Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Ali Murthadho, bersama Kepala UPT Lapkesda Provinsi DKI Jakarta, dr. Risma, di Ruang Rapat Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Rabu (21/10).
Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Ali Murthadho menyambut baik peluang kolaborasi tersebut. Menurutnya, terdapat sejumlah bidang yang berpotensi dikerjasamakan, mulai dari pemeriksaan narkoba dan kesehatan, pengujian laboratorium lingkungan, pemeriksaan kualitas air, hingga penanganan stunting.“Kami berterima kasih mendapatkan pencerahan dari Lapkesda terkait bidang kerjanya. Banyak sekali yang tadi kita coba bicarakan dan mungkin bisa dikolaborasikan,” ujar Ali.Ia juga mengarahkan agar pemeriksaan tes narkoba bagi PPSU dan PJLP yang menjadi salah satu persyaratan perpanjangan kontrak kerja dapat dilakukan melalui Lapkesda. Langkah tersebut dinilai dapat menjadi alternatif layanan pemeriksaan dengan biaya terjangkau.“Saya anjurkan nanti pemeriksaannya dari Lapkesda saja, dikarenakan harganya bagus dan murah, yaitu Rp150.000 sudah mencakup lima parameter narkoba. Itu sangat murah,” ungkapnya.Sementara itu, Kepala UPT Lapkesda Provinsi DKI Jakarta, dr. Risma, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan memperkenalkan fungsi dan layanan Lapkesda sebagai unit pelaksana teknis di bawah Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.Selain melayani pemeriksaan kesehatan masyarakat, Lapkesda juga menyediakan berbagai layanan pengujian kesehatan lingkungan dan keamanan pangan.“Mulai dari pemeriksaan air, makanan, sertifikasi halal, hingga uji pestisida untuk keamanan pangan, semuanya dapat kami cek, di samping pemeriksaan rutin lainnya,” jelas Risma.Ia menambahkan, Lapkesda tengah mempersiapkan perluasan layanan melalui pembukaan cabang Lapkesda Kota Jakarta Barat di Jalan Satu Maret, Kecamatan Kalideres. Gedung bekas RSUD Kalideres tersebut telah disiapkan dan disesuaikan dengan standar laboratorium.“Mudah-mudahan pada bulan depan, November, Lapkesda Kota Jakarta Barat itu akan diresmikan, sehubungan atau bersamaan dengan Hari Kesehatan Nasional,” tambahnya.Terkait rencana pemeriksaan narkoba bagi PPSU dan PJLP, Risma menyatakan kesiapan pihaknya untuk menerapkan sistem jemput bola. Pelaksanaan pemeriksaan dapat dikoordinasikan di tingkat kota maupun langsung di kantor kecamatan sesuai kebutuhan.“Kami siap jemput bola, tergantung apakah dikumpulkan di kantor wali kota atau di kantor-kantor kecamatan. Asalkan sudah diinformasikan mengenai waktu, total jumlah, dan lokasinya, kami fleksibel saja,” pungkasnya. (Teg)





