Kebakaran melanda lapak pengolahan limbah plastik dan bangunan tempat tinggal di Jalan Kampung Sawah Balong, RT 02 dan RT 03 RW 04, Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu (5/9).
Berdasarkan data sementara hasil assessment yang diterima dari Comment Center Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, laporan kebakaran diterima pada pukul 00.07 WIB dan proses penanganan dimulai sekitar pukul 00.15 WIB. Hingga pagi hari, proses penanganan masih berlangsung.
Kebakaran diduga bermula saat terjadi gangguan pada meter circuit breaker (MCB) listrik di salah satu bangunan mes. Gangguan tersebut diduga menimbulkan percikan dan api yang kemudian menyambar bangunan mes hingga menyebabkan kebakaran meluas.
Sebanyak 23 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kebakaran. Penanganan juga melibatkan enam personel Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD DKI Jakarta, jajaran Kelurahan Srengseng, TNI-Polri, Satpol PP, PLN, Dinas Sosial, PMI Jakarta Barat, PPSU, RT/RW, LMK, FKDM, serta Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar).
Data sementara mencatat sebanyak 60 kepala keluarga atau 245 jiwa terdampak. Di antaranya 40 pintu bangunan semi permanen yang digunakan sebagai tempat tinggal karyawan di area lapak, serta sejumlah rumah kontrakan milik warga.
Selain bangunan tempat tinggal, terdapat satu gudang furnitur di wilayah RT 01/RW 04 yang turut terdampak. Sementara itu, data mengenai korban jiwa, korban luka bakar, dan nilai kerugian masih dalam pendataan.
Untuk menampung warga terdampak, BPBD DKI Jakarta telah mendirikan tenda pengungsian. Warga juga dapat menggunakan Mushala An-Nur sebagai tempat penampungan sementara.
Dukungan logistik sementara turut dikirimkan untuk membantu warga terdampak. Petugas gabungan masih melakukan penanganan dan pendataan di lokasi.
Penyebab kebakaran sementara diduga akibat korsleting listrik. Namun, penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan dan pendalaman petugas terkait. (Wan/Thr)





