Sebanyak 80 peserta mengikuti kegiatan Implemantasi Kebijakan Ormas (organisasi kemasyarakatan) tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Ali Sadikin, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Rabu (22/7).
Dibuka Sekretaris Kota Jakarta Barat, Firmanudin Ibrahim, kegiatan menghadirkan narasumber Wahyu Chandra Purwo Negoro, Direktur Ormas Kemendagri, dan Tri Wisnu Bagus Permadi, Stafsus Gubernur Ketua Bidang Pambangunan Manusia.
Kasuban Kesbangpol Jakarta Barat, Tumpal Hasiholan, menyebut 80 peserta kegiatan dari delapan ormas, masing masing 10 orang. Maksud kegiatan dalam rangka pengelolaan, penanganan dan mengatasi permasalahan yang timbul di tengah-tengah pertumbuhan ormas yang semakin besar, sangat beragam dan luasnya bidang/sektor aktivitas, serta tingginya intensitas kegiatan ormas di ruang publik.
Selain itu, meningkatkan peran ormas dalam menjaga tali persatuan dan kesatuan bangsa dan menjaga keberlangsungan hidup suatu organisasi sebagai wadag berserikat dan berkumpul masyarakat, lembaga partisipasi masyarakat dan penguatan sistem sosial.
“Adapun tujuan kegiatan adalah, mengoptimalkan peran fungsi manajemen ormas sebagai mitra pemerintah dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan. Meningkatkan kualitas SDM ormas secara optimal sehingga mampu mengembangkan dan memberdayakan potensi yang dimiliki ormas,” katanya.
Sementara Sekretaris Kota Jakarta Barat, Firmanudin Ibrahim mengatakan, peran ormas penting, yakni memberdayakan masyarakat dalam berpartisipasi untuk memelihara, menjaga dan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa serta memelihara norma, nilai dan etika dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
“Ormas menjadi mitra yang sejajar dengan pemerintah, peran ormas selama ini dirasakan cukup efektif dalam menjaring aspirasi masyaraklat karena hidup dan tumbuh dalam dan bersama-sama dengan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan, implementasi kebijakan ormas penting untuk dilakukan dalam rangka meningkatkan kemampuan, kinerja dan menjaga keberlangsungan hidup organisasi, sehingga terwujud kemandirian dan profesionalisme ormas yang sehat. Peningkatan kinerja individu maupun organisasi dalam rangka mengembangkan suatu organisasi di era persaingan seperti saat ini diperlukan.
Ormas adalah pilar penting dalam demokrasi dan pembangunan. Kehadiran ormas bukan hanya sebagai wadah aspirasi, tetapi juga sebagai katalisator pembangunan, penjaga nilai-nilai kearifan lokal serta mitra dalam penanganan masalah sosial.
“Melalui kegiatan ini diharapkan terbentuk pemahaman pentingnya tertib administrasi dan legalitas organisasi. Mari kita bersama menjaga keamanan, ketertiban umum dan iklim yang kondusif di lingkungan kita. Hindari segala bentuk tindakan yang bertentangan dengan hukum dan peraturan perundangan yang berlaku," imbuh Firmanudin. (Aji)






